Hakikat Niat Sebelum Beribadah




Ada dua aspek yang sangat penting untuk kita sebagai muslim sebelum melakukan ibadah, yaitu niat dan cara yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Artikel ini akan membahas tentang niat dan hadits-hadits yang mendukungnya.

Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah bersabda: “Salah seorang dari kalian tidak akan diselamatkan oleh amalnya,” maka para sahabat bertanya, “Tidak juga dengan engkau Rasulullah?” Beliau menjawab, “Tidak juga saya, hanya saja Allah telah melimpahkan rahmat-Nya kepadaku. Maka beramalah kalian sesuai sunnah dan berlakulah dengan imbang, berangkatlah di pagi hari dan berangkatlah di sore hari, dan (lakukanlah) sedikit waktu (untuk shalat) di malam hari, niat dan niat maka kalian akan sampai.” (HR Bukhari)

Niat sangatlah penting, karena niat adalah aspek yang akan membedakan tujuan seseorang dalam beribadah. Sebagaimana sabda Rasulullah berikut.




“Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan.” (HR Bukhari & Muslim)

Seperti sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari melalui Abu Mas’ud Al Anshari, “Jika seorang muslim memberi nafkah pada keluarganya dengan niat mengharap pahala, maka baginya hal itu adalah sedekah.”

Demikianlah mengapa kita harus senantiasa menentukan niat sebelum beribadah. Karena niat akan memberikan hasil yang berbeda atas ibadah yang kita lakukan.

Tags:

Leave a Reply