Seorang murid mengadu kepada gurunya, “Ustadz, betapa banyak dosa yang telah kita buat kepada Allah, dan tidak menunaikan hak-Nya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah menghukum kita?”

Sang guru dengan bijaksana menjawab, “ Betapa sering Allah menghukummu, tetapi kamu tidak merasakannya nak.” Mendengar jawaban sang, murid tersebut menjadi bingung. Melihat muridnya bingung, sang guru pun menjelaskan maksud dari hukuman yang tidak terasa kepada muridnya tersebut.

Sesungguhnya salah satu hukuman Allah yang terbesar yang bisa menimpamu wahai anakku, ialah : sedikitnya taufiq (kemudahan) untuk mengamalkan ketaatan dan amal-amal kebaikan.”




Tidaklah seseorang diuji dengan musibah yang lebih besar dari “kekerasan hatinya dan kematian hatinya.” Untuk membuat muridnya mengerti akan penjelasannya, sang guru pun memberikan contoh dari kehidupan selama ini.

1 2 3