Masjid Tua di Pedalaman Australia Ini Akan Direnovasi




Sebuah masjid tua berusia 200 tahun yang berlokasi di pedalaman wilayah Bendigo, Victoria, dikabarkan akan direnovasi dengan desain yang lebih baru. Penanggung jawab desain masjid tersebut adalah Asher Greenwood dengan meminta pendapat kepada warga setempat. Greenwood mengatakan bahwa tidak ada aturan khusus dalam merancang masjid (ia menyebutnya dengan pusat Islam), karena itu ia akan menyesuaikan dengan budaya dan iklim di Bendigo.

Asher Greenwood dikenal dengan rancangannya yang unik. Dalam usahanya merenovasi masjid ini, ia berharap perbaikan tempat ibadah umat Islam itu akan melahirkan kisah tersendiri, seperti dilansir oleh abc.net.

Masjid Bendigo memiliki kapasitas untuk 375 jamaah. Setelah renovasi, kapasitas akan ditambahkan sebanyak 30%. Renovasi masjid ini mengundang ketertarikan tersendiri bagi warga muslim di sana. Sebanyak lebih dari 300 muslim di sana, yang berasal dari 25 negara, menawarkan berbagain desain masjid yang kebanyakan bergaya Pakistan dan Bangladesh.




Pada renovasi ini, Greenwood menyampaikan akan dibangun pula gedung olahraga, aula, perpustakaan dan kafe, sehingga masjid Bendigo nantinya tidak hanya sekedar masjid, tetapi juga pusat komunitas umat Islam di sana.

Tidak seperti desain masjid di Australia pada umumnya, masjid Bendigo akan dibuat dengan banyak ruang terbuka dan berventilasi, sehingga keberadaan jendela pada bangunan tersebut pun menjadi minimalis.

Leave a Reply