Sebagai muslim kita harus yakin bahwa umat Islam tidak akan mati, karena umat Islam adalah umat yang abadi. Generasi Islam adalah generasi terakhir yang dibebani oleh Allah risalah terakhir, yaitu risalah yang abadi. Karenanya, Allah Swt menjamin tidak akan membinasakan umat ini dan tidak pula membiarkan umat lain menguasainya. Allah Swt selalu menjaganya dengan mempersiapkan sekelompok orang yang konsisten berpegang teguh pada kebenaran dan tidak tergoyahkan oleh orang-orang yang berbeda haluan sampai akhir datang hari kemudian. Umat Islam akan kekal seiring kekalnya Al Qur’an, sunnah Nabi, dan agama ini.

“Dan di antara orang-orang yang Kami ciptakan ada umat yang memberi petunjuk dengan haq, dan dengan yang haq itu (pula) mereka menjalankan keadilan.” (QS Al A’raf [7]: 181)

Di ayat sebelumnya dalam surat yang sama Allah Swt juga berfirman, “Dan di antara kaum Musa itu terdapat suatu umat yang memberi petunjuk (kepada manusia) dengan haq, dan dengan haq itulah mereka menjalankan keadilan.” (QS. Al A’raf [7]: 159)




Menurut tafsir Ibnu Katsir, umat yang dimaksudkan pada ayat tersebut adalah umat Muhammad. Akan selalu ada sekelompok orang yang menegakkan dan mendukung kebenaran. Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad mengenai hal ini.

Baca Juga: Akhir Tahun, Momentum Umat Islam Bermuhasabah (Bagian 1)

Dari Abu Umamah r.a. Rasulullah bersabda: “Senantiasa ada sekelompok orang dalam umatku yang menegakkan agama dan melawan musuh-musuhnya. Orang-orang yang berbeda haluan tidak bisa mempengaruhi mereka kecuali menampakkan siksa. Bahkan ketika keputusan Allah datang, mereka masih tetap dalam keadaan seperti itu.” Lalu, ada sahabat yang bertanya, “Wahai Rasulullah, di manakah mereka itu?” Rasulullah menjawab, “Di Baitul Maqdis dan sekitarnya.”

Sekumpulan orang yang disampaikan pada hadits tersebut akan senantiasa memperjuangkan kebenaran. Karena itu, meskipun pada momentum muhasabah nanti kita menemukan banyak sekali kegagalan atau kekeliruan yang telah diperbuat oleh umat Islam, maka kita tidak boleh berlepas harapan. Jangan sampai putus asa menjalar ke hati dan pikiran kita.

Meskipun banyak tragedi menyedihkan terjadi dan dialami oleh sebagian besar umat Islam, yakinlah bahwa suatu saat hal itu akan terganti oleh kebahagiaan dan kejayaan. Pagi selalu menyusul malam. Dan ingatlah selalu ayat berikut ini.

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS Al Insyirah [94]: 5-6)

Allahua’lam bi shawwab…