Kenyangkan Jiwa Dengan Zikir Setiap Waktu




Bertanya Rasulullah SAW (kepada para sahabatnya), “Maukah aku tunjukkan kepadamu sebaik-baik amal dan yang paling mulia disisi Tuhanmu serta yang paling dapat meninggikan derajatmu, lebih baik dari emas dan perak yang engkau infakkan, dan lebih baik dari engkau berhadapan dengan musuh-musuhmu sampai engkau menebas batang leher mereka dan merekapun menebas batang lehermu?” Para sahabat menjawab, “Tentu wahai Rasulullah”. Rasulullah SAW bersabda, “Berzikir kepada Allah”. (HR Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah) 

Secara harfiah, zikir berarti mengingat dengan menyebut dan memuji nama Allah, dan merupakan ibadah yang paling mudah dilakukan. Sebab, tak seberat berpuasa atau bertahajud di sepertiga malam. Cukup hanya mengingat, mengucapkan pujian penghambaan dan pengagungan kepada Allah swt dengan bacaan tasbih, tahmid, istighfar, shalawat, dan pujian yang disyariatkan.

Zikir mengenyangkan jiwa, menenangkan rasa, melembutkan hati, membersihkan sifat-sifat tercela, membesarkan rasa cinta kepada Allah swt serta menjadikan hidup di dunia dan akhirat lebih bernilai dan bermakna.




Dengan berzikir akan hilang ketulian pendengaran, kebisuan lisan, dan tersingkapnya kegelapan pandangan. Allah menghiasai lisan orang-orang yang berzikir sebagaimana Ia menghiasi pandangan orang yang melihat dengan cahaya.

Dengan demikian lisan orang yang lalau berzikir bagaikan boa mata yang buta, pendengaran yang tuli, dan tangan yang terputus. Zikir merupakan pintu Allah yang sangat agung, terbuka lebar bagi setiap hamba selama mereka tidak menutupnya dengan kelalaian.

Rasulullah saw telah banyak memberikan kita sebagai umatnya motivasi agar senang berzikir, suka memuji, menyucikan, dan mengagungkan Allah. Terbiasa berzikir akan membuat jiwa menjadi tenang karena ampunan dan pertolongan Allah selalu mengiringi.

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS.Ar-Ra’d : 28)

Menurut Imam Nawawi, bersikir adalah suatu amalan yang disyariatkan dan sangat dituntut di dalam Islam. Ia dapat dilakukan dengan hati atau lidah (lisan). Akan lebih afdal jika dengan kedua-duanya sekaligus.

(sumber : buku “200 Amalan Saleh Berpahala Dahsyat”)

 

Oleh : Chairunnisa Dhiee 

Leave a Reply