Ya’juj dan Ma’juj adalah manusia utusan neraka. Dan beberapa tanda mengenai hari kiamat kubra, beberapa hadits menyebutkan ada sepuluh tanda hari kiamat, diantaranya adalah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj. Di dalam Al-Quran surah Al-Anbiya ayat 96-97, Allah menyebutkan tentang keluarnya Ya’juj dan Ma’juj,

Hingga apabila dibukakan (dinding) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah datangnya janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): “Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang dzalim.”  (Al-Anbiya : 96-97 )

Dari Abu Sa’id Al-Khudri, Nabi Muhammad saw bersabda,




“Allah Azza wa Jalla berkalam pada hari Kiamat, ” Wahai Adam.” Dia berkata, ” Kupenuhi panggilan-Mu dengan kerelaan hati, wahai Rabb kami.” Lantas dia dipanggil dengan suara keras, “Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu untuk mengeluarkan dari anak keturunanmu satu pasukan ke neraka.” Allah berkalam, “Dari setiap seribu orang-aku menduga Dia berkalam – keluarkanlah sembulan ratus sembilan puluh sembilan orang, maka ketika itu wanita hamil menggugurkan kandungannya, anak kecil menjadi beruban. ‘Dan kamu melihat orang-orang itu mabuk padahal mereka tidak mabuk, akan tetapi itu adalah siksa Allah yang dahsyat’ (Al-Hajj :2).” Keadaan itu membuat para sahabat menjadi gusar sehingga wajah mereka berubah. Maka Nabi saw bersabda, “Dari kalangan Ya’juj dan Ma’juj berjumlah sembilan ratus sembilan puluh sembilan dan dari kalangan kalian satu orang.”(HR.Bukhari)

Sementara dari Ibnu Katsir ra menerangkan: mereka adalah keturunan Adam as dari keturunan Nabi Nuh as, dari anak keturunan Yafits yakni nenek moyang bangsa Turki yang terisolir oleh benteng tinggi yang dibangung oleh Dzulqarnain.

Dalam riwayat lain, Rasulullah saw bersabda :

Beramallah kalian dan bergembiralah. Demi Dzat yang Jiwa Muhammad  berada di Tangan-Nya, sesungguhnya kalian benar-benar bersama dua makhluk yang tidak menyertai sesuatu apapun kecuali akan menyainginya (dengan memperbanyak jumlahnya), yakni Ya’juj dan Ma’juj dan orang-orang yang celaka dari kalangan Bani Adam dan Bani Iblis.” (HR. At-Tirmidzi)

Ya’juj dan Ma’juj adalah bangsa perusak. Dari Abdullah bin Umar, Nabi saw bersabda :

Sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu termasuk anak keturunan Adam, andaikata mereka dilepaskan niscaya mereka akan merusak penghidupan orang banyak. Tiada seorang lelaki pun yang mati diantara mereka kecuali dia meninggalkan keturunannya yang berjumlah 100 orang atau lebih. Sesungguhnya di belakang mereka ada 3 umat : Takwil, Taris, dan Mansak. ( Diriwayatkan oleh Ath – Thabarani pada Mu’jam Al-Kabir dan Mu’jam Al-Ausath)

Mengenai ciri fisik Ya’juj dan Ma’juj, dari Ibnu Harmalah, dari bibinya dia berkata :

Rasulullah saw berkhutbah, ketika itu beliau membalut hari beliau dengan perban karena disengat kalajengking, beliau bersabda, “Sesungguhnya kalian berkata, ‘Tidak ada musuh’, padahal sesungguhnya kalian tiada henti memerangi musuh sampai Ya’juj dan Ma’juj datang, lebar wajahnya, sipit matanya, pirang rambutnya, dari setiap tempat yang tinggi mereka muncul, seolah-olah wajah mereka itu perisai yang dipukul.” (HR. Ahmad)

 

Oleh : Chairunnisa Dhiee (sumber : diolah dari berbagai sumber )