Barangsiapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat,
akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat.”

(HR Hakim dan Baihaqi)

Terselip pertanyaan sederhana dibenak putra kecil ku Syafa saat aku mengajaknya untuk membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat pertengahan bulan Agustus tahun lalu. Syafa yang masih berusia 5 tahun kala itu mungkin dipenuhi pertanyaan tentang mengapa harus surah Al-Kahfi dibaca pada hari Jumat? Pertanyaannya semakin menggunung tatkala Ummi sekolah PAUD nya juga sering mengingatkan untuk membaca surah Al-Kahfi.

“ibu kenapa kita harus baca surah Al-Kahfi kalau udah hari Jumat?” tanya Syafa.




“disunnah kan sayang, kalau harus itu sama dengan wajib. Bukannya disekolah sudah dijelasi Ummi ya?” jawab ku.

“iya, tapi Syafa lupa. Ibu jelasi lagi dong.” pinta Syafa sambil mengubah posisi duduknya lebih kearah ku, mungkin dia ingin fokus mendengarkan penjelasan dariku.

Jujur saat itu aku sendiri belum terlalu mengerti mengapa disunahkan untuk membaca surah Al-Kahfi saat hari Jumat tiba. Mengingat ilmu agama ku yang dangkal sejak masa remaja sampai saat ini mungkin, membuatku malu tak terhingga dengan pertanyaan sederhana dari bocah kecil di depanku ini.

Aku berusaha mencari tahu secepat kilat jawaban dari pertanyaan Syafa. Dengan ilmu seribu jari ku ketik semua hal tentang anjuran membaca Al-Kahfi di google. Dan berbekal ilmu komunikasi yang kumiliki, aku pun mulai merangkai kata dengan intonasi santai agar penjelasan ku pada Syafa gampang dimengerti.

Kumulai dengan rincian tentang surah Al-Kahfi yang merupakan surah ke 18 dalam Al-Quran dan terdiri dari 110 ayat, dan merupakan golongan surah Makkiyah, karena Allah menurunkan surah ini di kota Mekah. Dan dinamakan Al-Kahfi karena diambil dari cerita tentang beberapa pemuda yang tidur dalam gua selama beratus-ratus tahun lamanya, tetapi mereka mengira hanya tidur beberapa waktu saja. Dimana para pemuda dan seekor anjing itu hidup pada masa Raja Diqyanus di Roma. Cerita para pemuda dan seekor anjing ini terdapat dalam ayat 9 sampai dengan 26 surah Al-Kahfi.

Syafa terlihat tertarik mendengar cerita ku mengenai kisah pemuda-pemuda Al-Kahfi dan anjing nya tersebut. Syafa semakin tertarik mendengarkan saat aku menceritakan perjalanan pelarian diri 9 pemuda itu untuk bersembunyi demi menjaga keimanan mereka pada Allah swt.

“Jadi mereka lari dan bersembunyi di gua hari Jumat kah bu?” tanya Syafa lagi.

“bukan sayang.” jawab ku berusaha tenang. Kulanjutkan lagi mencari hadits tentang keutamaan membaca surah tersebut di google masih dengan jurus seribu jari ku. Aku pun mulai menjelaskan lagi.

Keutamaan surah Al-Kahfi ini disebutkan di dalam banyak hadits, terutama jika dibaca pada hari Jumat. Imam As-Syafi’i menyebutkan membaca surah Al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jumat dan siangnya berdasarkan riwayat tentangnya.

Mengingat keutamaannya yang besar, maka kita dianjurkan untuk meluangkan waktu untuk membacanya. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri ra, disebutkan pula bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dipancarkan cahaya untuknya diantara dua Jumat.” (HR. Hakim dan Baihaqi)

1 2