Pasar, Tempat Paling Dibenci Allah SWT




Keberadaan pasar penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sebab secara umum, pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, baik dalam skala besar seperti mal dan supermarket, maupun dalam skala kecil seperti toko dan pasar tradisional.

Dengan adanya pasar, kebutuhan konsumen akan barang dan jasa bisa dipenuhi. Sementara bagi produsen, pasar merupakan sarana untuk menjual barang dan jasa. Sayangnya, di tempat ini orang sering lupa mengingat Allah, karena kesibukan mengurus aktivitas jual beli. Beragam transaksi ketidakjujuran pun berpotensi terjadi di pasar.

Inilah yang diindikasikan oleh Rasulullah saw dalam sabda beliau, “Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid dan yang paling dibenci-Nya adalah pasar.” (HR.Muslim)




Menurut Imam Nawawi, tempat di dunia yang paling disenangi Allah swt adalah masjid, karena masjid adalah rumah ketaatan, tempat ibadah, tempat dimana manusia banyak mengingat Allah SWT dan menyebut asma-Nya.  Sementara itu, tempat di dunia yang paling dibenci Allah adalah pasar, karena pasar adalah tempat kecurangan, penipuan, riba, sumpah dusta, mengingkari janji, melalaikan dari mengingat Allah SWT, memperturutkan hawa nafsu dan bertaburannya pemandangan yang haram untuk mata kita. Bahkan saat ini, pasar dalam bentuk mal, menjadi tempat yang dianggap asik untuk bergibah dan menyia-nyiakan waktu.

Oleh karena itu, Rasulullah mengingatkan agar kita, umat muslim senantiasa membaca doa saat memasuki pasar.

Dari Umar bin Khattab ra, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa ketika masuk pasar mengucapkan; “LAA ILAAHA ILLA AALLAHU WAHDAHUU LAA SYARIIKALAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA HAYYUN LAA YAMUUTU BIYADIHIL KHAIRU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAIIN QADIIR (Tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah semata, tidak ada serikat bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian, yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha hidup dan tidak akan mati. Di tangan-Nya segala kebaikan, Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu). Maka Allah akan menuliskan baginya satu juta kebaikan, dihapuskan darinya satu juta keburukan, dan Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.” (HR Ibnu Majah)

Dengan berdoa saat memasuki pasar, semoga Allah selalu memberi kita hidayah dan perlindungan sehingga kita dapat bersikap professional dan jujur dalam jual beli serta meninggalkan segala hal yang diharamkan. Namun demikian, tetap harus diingat, jika kita senang pergi ke mal, berarti kita senang mendatangi tempat yang dibenci Allah SWT.

Astaghfirullahal ‘adzim, semoga Allah SWT mengampuni kita semua.

 

oleh : Chairunnisa Dhiee

Leave a Reply