Sang Raja Berhati Lembut




Raja Jahram Jur dari Persia memiliki hobi berburu. Ia selalu bersemangat dalam berburu, dan akan terus melakukannya hingga ia pulang membawa buruan. Suatu hari ia melakukan perburuan lebih jauh dari biasanya. Namun, rombongan perburuannya belum memperoleh satu pun binatang buruan. Meskipun demikian, baik raja maupun para pengikutnya tidak ada yang kecewa. Mereka begitu menikmati perjalanan tersebut.

Bagi mereka, berburu adalah kesempatan untuk menyegarkan pikiran karena tugas-tugas kerajaan yang begitu berat. Ketika tengah beristirahat di bawah pohon, rombongan perburuan tersebut melihat seekor keledai. Raja segera melompat ke kudanya dan pergi mengejar keledai tersebut. Para pengawal kehilangan jejak karena Raja Jahram Jur melesat begitu cepat.

Sang raja berhasil menangkap keledai tersebut. Agar mudah dibawa, ia memilih untuk menyembelihnya terlebih dahulu. Tapi ia hanya seorang diri, sehingga ia pun mencari orang lain untuk membantunya. Pengejarannya kali ini ternyata membawa ia ke area pinggiran hutan yang dekat dengan kerajaan. Di sana ia melihat seorang penggembala.




“Hai penggembala! Aku membutuhkan bantuanmu untuk menyembelih keledai ini.”

Penggembala tersebut tampaknya bukan sosok yang memiliki sopan santun. Ia mau membantu Raja, tapi tanpa berbicara sepatah katapun. Setelah selesai, Raja hendak membersihkan keledai itu terlebih dahulu, sehingga ia menitipkan kudanya kepada si penggembala.

Leave a Reply