Sejarah Arsitektur Masjid di Berbagai Wilayah Australia (bag. 2)




(Foto: Masjid tertua di Adelaide yang dibangun tahun 1888-1889/Wayne Grivell/The Guardian)

Masjid tertua di Australia yang saat ini masih berdiri, yang pernah disebut sebagai ‘Gereja Afghan’, dibangun di Adelaide pada tahun 1888-1889. Bangunan masjid ini memiliki kontribusi yang besar dalam sejarah Adelaide, terdiri dari struktur bluestone yang berjajar dengan taman bunga dan sebuah pondok penjaga. Empat minaret yang dibangun di sekitarnya membuatnya terpisah dari bangunan di sekitarnya. Kini masjid tersebut telah menjadi basis penting studi hibriditas arsitektural dan asimilasi.

Sebuah studi tentang masjid di Queensland oleh Jessica Harris mendemonstrasikan bagaimana perbedaan bangunan-bangunan masjid ini merefleksikan perubahan arsitektur lokal di Australia. Salah satunya adalah masjid Jawa yang terbuat dari bambu di ladang tebu dekat wilayah Mackay, Queensland. Sementara studi Harris fokus pada Masjid Taman Belanda (Holland Park Mosque)–yang dibangun pada tahun 1908 dan direkonstruksi pada tahun 1960-an –sama seperti masjid-masjid yang berada di Gold Coast, Darra, dan Kurab di Queensland tenggara. Hal tersebut menonjolkan peran arsitektur dalam negosiasi yang dilakukan antara masyarakat muslim dan non-muslim di Australia, dan menunjukkan bagaimana identitas arsitektur Islam-Australia memberikan warna yang berbeda.




Pengakuan ruang-ruang masjid

Australia tidak memiliki masjid nasional. Namun sebaliknya ada yang disebut dengan reclaimed rooms, yaitu ruang-ruang yang diakui sebagai masjid. Di Australia, ada masjid-masjid yang bangunannya disesuaikan seperti bentuk apartemen atau ruang mirip toko, sangat tidak menampakkan ruang beribadah. Contohnya adalah Masjid Cabramatta, yang sebelumnya merupakan toko Vinnies. Ada juga Masjid Redfern yang bersanding harmoni dengan bangunan-bangunan sekitar. Berbagai masjid di Australia bahkan sebelumnya merupakan gereja.

Masjid-masjid sub-urban di Australia telah banyak didukung oleh berbagai bangsa di seluruh dunia yang pernah datang ke Australia, berkaitan dengan Islam yang juga memiliki budaya hijrah.

(Foto: Masjid Redfern/Nwton Graffiti/The Guardian)

(Foto: Masjid Redfern/Newton Graffiti/The Guardian)

Masjid-masjid yang terinspirasi oleh berbagai arsitektur internasional adalah manifestasi yang diwariskan oleh generasi pertama dan kedua muslim Australia. Beberapa di antaranya adalah Masjid Auburn Gallopoli (mengingatkan pada karya arsitek Ottoman Mimar Sinan), Masjid Lakemba (bergaya Lebanon), Masjid Arncliffe (bergaya Iran), Masjid Baitul Huda (bergaya India), dan Masjid Sunshine (bergaya Turki). Keempat masjid berlokasi di Sydney, sedangkan satu yang terakhir berada di Melbourne.

(Masjid Auburn Gallipoli/Sylvie Pagna/The Guardian)

(Masjid Auburn Gallipoli/Sylvie Pagna/The Guardian)

bersambung …

oleh: An Nisaa Gettar

(Sumber: The Guardian)

Baca juga:

Sejarah Arsitektur Masjid di Berbagai Wilayah Australia (bag. 1)

Leave a Reply