Pahala Pun Akan Terus Mengalir Jika Melakukan Tiga Amalan Ini




عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَة،ٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِه،ِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Dari Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Apabila seorang insan meninggal dunia, maka akan terputuslah segala (pahala) amal kebaiakannya kecuali tiga perkara; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfa’at baginya dan anak shalih yang selalu mendoakannya.” (HR. Muslim, hadits no. 3084)

Hikmah Hadits




1. Bahwa setiap manusia memiliki keterbatasan, khususnya dari sisi usia dan kehidupannya. Hingga pada saatnya kelak, semua akan terhenti dan ia akan berpindah ke dimensi kehidupan lain di luar kehidupan yg pernah dilaluinya di dunia. Dan ketika saat tersebut tiba, maka akan terhenti pulalah segala kesempatan untuk beramal ibadah dan beramal shaleh lainnya. Semua akan terputus, krn segala kesempatan telah berakhir bersamaan dengan berakhirnya nafas di kehidupan dunia.

2. Namun ternyata, kendatipun semua telah terputus dan terhenti, di sana masih ada beberapa amalan yang akan terus mengalirkan “pahala” kebajikannya, kendatipun raga telah terkubur berselimut kafan di pemakaman. Ia akan selalu mendapatkan pahalanya kendatipun sudah tiada lagi kesempatan beramal kebajikan. Dan itu semua adalah karena beberapa amalan yang dahulu dilakukannya semasa hidup di dunia. Adapun amalan2 tersebut adalah sebagai berikut ;

#1. Shadaqah Jariyah. Yaitu sedekah yang bersifat langgeng, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh orang lain dalam jangka waktu yang relatif lama. Sebagian ulama lainnya menspesifikasikan bahwa yang dimaksud dengan shadaqah jariyah adalah “wakaf”. Maka jika ingin memiliki investasi amalan yang benefit pahalanya terus mengalir, wakaf adalah pilihan yang paling tepat. Dan umumnya wakaf  berbentuk aset yang relatif bersifat abadi, seperti tanah, bangunan, masjid, atau karya intelektual seperti buku, dsb.

#2. Ilmu yang betmanfaat. Yaitu ilmu yang dipelajarinya dan diamalkan dalam kehidupan sehari2 serta diajarkan kepada orang lain, sehingga ilmu tersebut bermafaat bagi dirinya sendiri dan juga bermanfaat bagi orang lain. Karena orang lain menjadi terinspirasi untuk melakukan kebaikan atas dasar ilmu yang diajarkan kepada mereka. Maka hal tersebut akan melahirkan pahala yang terus menerus mengalir baginya.

#3. Anak shaleh yang selalu mendoakannya. Yaitu anak yg dididik, dirawat dan dibesarkannya dalam lingkup keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt, sehingga ia menjadi insan yg bertakwa dan berakhlak mulia dan selalu dalam setiap doanya menyebutkan orang tuanya agar mendapatkan ampunan dari Allah Swt. Mendidik anak hingga seperti ini akan menjadi amalan yg terus mengalirkan pahala kepada kita.

Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang2 yang walaupun kelak raga telah terpisah dari nyawa, namun tetap mendapatkan pahala yg selalu mengalir dalam mizan kebaikan kita semua… Amiin Ya Rabbal Alamiiin..

Wallahu A’lam

 

oleh: Ustadz Rikza Maulan, Lc, M.Ag.

Leave a Reply