Turkey Diyanet Foundation (TDV) baru saja menyelesaikan pembangunan Masjid Boukman Bukhara sebagai tempat ibadah yang telah dimulai sejak tahun 2014 di Haiti–yaitu negara termiskin di wilayah utara Amerika Latin. Pada Ramadhan tahun ini–yang berlangsung beberapa bulan yang lalu–5.000 warga muslim di Haiti akhirnya bisa membatalkan puasa melalui panggilan adzan yang berkumandang di menara masjid tersebut. Mereka pun akhirnya memenuhi panggilan shalat Isya dan tarawih berjamaah melalui kumandang adzan yang terlantun.

Masjid Boukman Bukhara yang dibangun oleh Turkey Diyanet Foundation dan masyarakat setempat tersebut dapat menunjukkan eksistensi muslim melalui masjid, yang berdiri sebagai harapan dan simbol dari keberadaan minoritas muslim yang tinggal di negara ini. General Manager TDV, Mustafa Tutkun, menyampaikan bahwa masjid tersebut menjadi institusi yang akan berperan penting dalam aktivitas keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat di sana. Masjid ini merupakan sekolah muslim pertama yang menjadi pusat dari komunitas muslim di sana dan jantung dari kota tersebut.




Tutkun mengatakan bahwa TDV membangun masjid-masjid dan pusat-pusat pendidikan sebagai tempat untuk menimba ilmu pengetahuan serta bentuk dari kebijakan dan solidaritas yang memudahkan para muslim untuk beribadah dengan mudah. TDV sendiri telah membangun 4.002 masjid, 2.582 tempat pendidikan Al Qur’an, dan 5 pusat pendidikan di negaranya, serta lebih dari 100 masjid dan bangunan pendidikan di 25 negara seluruh dunia.

General Manager TDV tersebut juga mengatakan bahwa membangun sebuah masjid  di Haiti merupakan upaya dalam menghadirkan kembali kedudukan minoritas muslim di negara tersebut setelah terjadinya bencana gempa bumi pada tahun 2010 lalu dan menewaskan 300.000 warga. Tutkun menyatakan bahwa TDV mengawalinya dengan membangun Masjid Boukman Bukhara di sana dengan strategi framework masjid dan pusat pendidikan Islam. Mereka membuka masjid tersebut pada hari pertama bulan Ramadhan tahun ini.

Tutkun juga menekankan bahwa Masjid Boukman Bukhara adalah masjid pertama bermenara di negara Haiti. Masjid ini dibangun sebagai tempat beribadah agar warga muslim di Haiti dapat beribadah dengan mudah, mengingat lokasi pembangunannya yang juga cukup strategis, yaitu di Kota Cap Haitien.

 

Masjid Boukman Bukhara terletak di perbatasan antara Haiti dan Republik Dominika. Tutkun mengatakan bahwa pembangunan masjid yang berada di rute jalan utama sangatlah penting. Masjid tersebut berkontribusi pada kekuasaan di sana dan menjadi perwakilan muslim di negara ini. Merebaknya kabar penyelesaian pembangunan masjid ini membuat para mahasiswa dari Kota Cap Haitien menunjukkan apresiasinya dan menyambut hangat Islam dan bangunan tersebut. Sebanyak 40 mahasiswa muslim juga berpartisipasi pada acara buka bersama (iftar) yang diselenggarakan pada Ramadhan kemarin.

TDV juga membangun Cap Haitien Children of Hope School yang berada di sekitar masjid dan menghabiskan biaya 130.000 dolar, sehingga anak-anak dari keluarga muslim di sana bisa menerima pendidikan yang layak.

(Sumber: www.diyanetvakfi.org.tr)