Pada artikel-artikel sebelumnya telah dibahas bahwa calon-calon penghuni neraka antara lain adalah orang yang menyekutukan Allah Swt (berbuat syirik), orang yang membunuh orang lain tanpa alasan yang dibenarkan, orang yang meninggalkan atau melalaikan shalat fardhu, orang munafik dan orang yang durhaka kepada orang tua.

[baca sebelumnya: Calon-Calon Penghuni Neraka – Menyekutukan Allah (bag. 1)]

[baca sebelumnya: Calon-Calon Penghuni Neraka – Membunuh Tanpa Alasan yang Dibenarkan (bag. 2)]




[baca sebelumnya: Calon-Calon Penghuni Neraka – Meninggalkan atau Melalaikan Shalat (bag. 3)]

[baca sebelumnya: Calon-Calon Penghuni Neraka – Munafik (bag. 4)]

[baca sebelumnya: Calon-Calon Penghuni Neraka – Durhaka kepada Orang Tua (bag. 5)]

Selanjutnya yang juga calon penghuni neraka adalah:

F. Pelaku Zina

Tentu sudah tak asing lagi terdengar di telinga kita mengenai zina. Bahkan, yang terjadi sekarang kata berzina itu seakan biasa melintas di telinga setiap orang. Buktinya, jika ada seseorang yang ketahuan berzina, orang-orang menganggapnya itu hal yang biasa.

Padahal, dampak dari hal itu sangatlah berakibat fatal, khususnya bagi mereka yang masih mengenyam bangku pendidikan. Mereka yang terjerumus ke dalam perbuatan zina bisa saja kehilangan semangat dalam belajar. Sebab, dipikirannya sudah tidak berarti lagi pendidikan atau masa depan, yang tergambar dibenaknya hanya bersenang-senang.

Sesungguhnya, sudah jelas bagi kita bahwa hukum berzina adalah haram. Dalam ilmu fiqh, sudah diterangkan bahwa salah satu hukuman bagi pelaku zina adalah dirajam atau didera (dicambuk), baik yang laki-laki maupun perempuan. Sehubungan dengan hal tersebut, ditegaskan oleh Allah swt dalam firman-Nya ;

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nuur[24] : 2)

Sehubungan dengan ayat diatas, dalam sebuah hadits, Rasulullah saw pun juga menerangkan bahwa orang yang melakukan zina akan mendapat siksa yang sangat pedih kelak di akirat.

Ada tiga golongan (manusia) yang Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak menyucikan mereka dan tidak melihat kepada mereka. Dan, bagi mereka siksa yang sangat pedih, yaitu orang tua yang berzina, raja yang pendusta (pembohong), dan orang miskin yang sombong.” (HR. Muslim)

Selain itu, tidak hanya melakukan perbuatan zina yang dilarang oleh Allah swt, melainkan juga orang yang mendekati zina tersebut. Sebab, jika seseorang mendekati zina maka,  kemungkinan akan terjerumus ke dalam perzinaan. Mengenai hal ini, Allah swt menegaskan dalam firman-Nya sebagai berikut :

Dan, janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Israa : 32)

Penyebab lain, mengapa pelaku zina sampai mendapat hukuman atau siksa seperti yang dijelaskan sebelumnya ialah karena berzina tersebut meliputi semua anggota badan, baik mata, tangan, kaki, mulut, hati, dan sebagainya. Maka, dengan demikian, sangat wajar jika hukuman tersebut diberikan kepada pelaku zina.

Hukuman bagi pezina disinggung kembali oleh Allah swt dalam al-Quran sebagaimana firman-Nya berikut :

Dan, orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecualli dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa melakukan yang demikian itu, niscaya ia mendapat (pembalasan) dosa(nya), yakni akan dilipat gandakan azab bentuknya pada hari kiamat dan ia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.” (QS. al-Furqaan[25] : 68-69)

Dan semua penjelasan itu, tentunya memberi peringatan kepada kita supaya menjauhi perbuatan tercela tersebut. Tetapi, yang terjadi di zaman serba bebas seperti saat ini sangat sulit untuk menghindari perbuatan itu. Dan, salah satu cara untuk menjauhkan diri dari perbuatan zina ialah dengan menguatkan iman dan meningkatkan ibadah kepada Allah swt, semoga kita semua selalu dijaga dalam lindungan Allah Ta’ala. Aamiin.

bersambung …

oleh : Chairunnisa Dhiee

sumber: buku ‘Dahsyatnya Neraka’ karya Syaiful Bachri az-Zidani