“… Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu…” (Q.S. Al Maidah: 3)

Perumpamaanku dan perumpaan nabi-nabi sebelumku ibarat orang yang membangun sebuah rumah. Ia memperindah dan mempercantik rumah itu, kecuali letak batu bata pada salah satu sisi bangunannya. Kemudian, manusia mengelilingi dan mengagumi rumah itu, lalu mengatakan, ‘Alangkah indah jika batu ini dipasang!’ Aku adalah batu bata tersebut dan aku adalah penutup para nabi.” (HR Bukhari dan Muslim)

Sebuah kesempurnaan merujuk pada sebuah keindahan. Seperti halnya ketika kita melihat setangkai bunga mawar yang masih segar, warnanya merah merona, serta tidak ada satupun bagiannya yang terlepas atau patah. Setangkai mawar yang sempurna, sehingga kitapun akan melihat keindahannya. Pada ayat di atas, Allah swt menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang sempurna dan agama yang diridhai-Nya. Kesempurnaan dan keindahan Islam juga tersampaikan melalui hadits Rasulullah di atas.




Kesempurnaan Islam dapat kita lihat melalui bagaimana agama ini mengatur seluruh aspek kehidupan manusia dan seluruh alam. Islam yang bersumber dan berpedoman pada Al Quran dan Al Hadits mengatur tentang hubungan antara kita dengan Sang Pencipta (hablumminallah), kita dengan sesama (hablumminannas), serta kita dengan makhluk hidup lainnya dan alam sekitar. Aturan mengenai hubungan-hubungan tersebut pun kemudian terejawantahkan melalui aspek-aspek kehidupan seperti ideologi, sosial, ekonomi, politik, pertanian, kedokteran, dan manajemen. Juga melalui aspek-aspek keilmuan seperti astronomi, antropologi, psikologi, biologi, fisika, kimia, dan masih banyak yang lainnya.

Kesempurnaan Islam tersebut dapat dirasakan ketika kita melakukan aktivitas sehari-hari, baik saat beraktivitas untuk beribadah dengan Sang Pencipta maupun saat beraktivitas lainnya. Islam telah mengatur setiap hal yang akan kita lakukan. Mulai dari kita bangun tidur di pagi hari, hingga kembali tidur di malam hari. Bahkan saat tidur itu sendiri, Islam pun mengaturnya. Kesempurnaan mengenai tuntunan ini kemudian akan mengantarkan kita pada keteraturan dan kedamaian dalam menjalankan hidup di dunia, yang kemudian berlanjut bahwa hidup di bawah naungan Islam adalah sesuatu yang benar-benar indah. Sungguh sebuah keindahan yang sangat patut untuk kita syukuri. Tentunya hal ini dapat dirasakan apabila kita menjalankan pedoman Islam secara menyeluruh dan optimal.

Keindahan Islam dalam mengatur kehidupan kita di dunia dapat dilihat dari bagaimana Islam selalu mengingatkan bahwa kita sebagai manusia selalu terkait dengan Pencipta kita, serta mewanti-wanti bahwa akan ada kehidupan kekal setelah kehidupan di dunia ini. Hal ini berujung pada peraturan-peraturan Islam yang menjunjung nilai-nilai keadilan tanpa meninggalkan sikap dan perilaku kasih sayang kita sebagai manusia.

Telah disampaikan bahwa kesempurnaan dan keindahan Islam ini dapat kita rasakan apabila kita melakukannya secara menyeluruh dan optimal. Terlepas dari itu yang terpenting adalah bahwa semua hal yang kita lakukan tersebut semata-mata dalam rangka memperoleh ridha-Nya. Karena sesungguhnya kenikmatan akan kesempurnaan dan keindahan Islam tersebut hanya dapat kita rasakan apabila Allah swt telah meridhai itu semua.

Allahua’lam bi shawab …

 

oleh: An-Nisaa Gettar