Kunci-Kunci Diluaskannya Rezeki (bag. 2)




Tidak ada satu makhluk melatapun dimuka bumi kecuali Allah yang menanggung rezekinya, dan Dia yang mengetahui tempat berdiamnya dan tempat penyimpanannya. Semua tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)” (QS Huud[11] : 6)

Dalam menjalani kehidupan, kita seharusnya meyakini bahwa rezeki kita masing-masing telah ditetapkan oleh Allah Ta’ala. Apabila rezeki kita habis, maka tidak mungkin kita bertahan hidup didunia. Ada beberapa hal yang dapat menjadi sebab-sebab dilapangkannya rezeki seseorang hamba, antara lain:




[baca sebelumnya: Kunci-Kunci Diluaskannya Rezeki (bag. 1)]

5. Mensyukuri nikmat-Nya

Allah swt berfirman, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengumumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim :7)

Rukun untuk mewujudkan kenikmatan adalah memuji Allah swt dengan lisan kita, dan mengakui dalam hati bahwa semua nikmat tersebut datangnya hanya dari Allah Ta’ala. Apapun kenikmatan yang datang kepada kita maka itu datangnya dari Allah swt. Dan, menggunakan kenikmatan tersebut dalam ketaatan dan sebagai rasa syukur.

6. Tetap istiqomah di atas agama

Allah Ta’ala berfirman dalam surah Al-Jin ayat 16, dimana : “Dan bahwasanya : jikalau mereka tetap berjalan lurus diatas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).”

7. Menyambung ibadah haji dan umrah

Rasulullah saw bersabda, “Terus-meneruslah kalian menyambung antara pelaksanaan haji dan umrah, sebab kedua ibadah ini menggugurkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana api menggugurkan karat di besi.”

8. Menyambung silahturahmi

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang senang Allah luaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya dia menyambung silahturahmi.” (HR. Bukhari Muslim)

9. Berinfaq dengan pemberian dari Allah

Allah berfirman dalam hadits Qudsi, “Wahai anak Adam! berinfaklah, niscaya Aku berinfak (memberi rizki) kepadamu” (HR Muslim)

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak ada satu haripun yang berlalu kecuali ada dua malaikat yang turun, satu malaikat berkata, Ya Allah berilah kepada orang yang berinfak di hari ini ganti untuknya. Dan malaikat yang lainnya berkata, Ya Allah berikanlah kerugian kepada orang yang tidak berinfak di hari ini.” (HR. Bukhari Muslim)

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya shodaqoh itu tidak pernah mengurangi harta.” (HR Bukhari & Muslim)

10. Berinfaq kepada penuntut ilmu

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa datang seorang lelaki kepada Rasulullah mengadukan saudaranya yang belajar kepada Rasulullah dan tidak bekerja, maka dijawab oleh Nabi, “Barangkali kamu mendapat rezeki dikarenakan saudaramu.” (HR Ahmad)

11. Berbuat baik kepada orang-orang yang lemah

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa Rasulullah saw bersabda, “Tidaklah kalian itu mendapatkan rezeki dan mendapatkan pertolongan kecuali kalau kalian berbuat baik terhadap orang-orang yang lemah diantara kalian.” (HR Bukhari)

12. Menjaga shalat lima waktu

Allah Ta’ala berfirman, “Dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu. Kamilah yang memberi rezeki kepada kalian. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS Thaahaa[20] : 132)

Wallahu’alam bish shawab

 

oleh : Chairunnisa Dhiee

sumber: buku saku Mimbar Jumat, oleh Ust. Dzulqarnain dan Buya H.M Alfis Chaniago

Leave a Reply