Mandi untuk Shalat Jumat




“…seseorang yang mandi pada hari Jumat, mengerjakan shalat yang diwajibkan, dan mendengarkan khotbah maka akan mendapatkan ampunan-Nya antara Jumat yang satu dengan Jumat lainnya.” (HR.Bukhari)

Shalat Jumat adalah shalat dua rakaat yang dilakukan secaara berjamaah sebagai pengganti shalat Zuhur pada hari Jumat. Kata Jumat diambil dari kata jama’a yang berarti berkumpul, yaitu waktu berkumpulnya umat muslim untuk melaksanakan kebaikan (diantaranya shalat Jumat)

Hukum shalat ini wajib bagi tiap-tiap muslim dan dilaksanakan secara berjamaah, terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil, dan orang yang sakit.” (HR.Abu Daud Hakim)




Dalam Al-Quran disebutkan, seorang muslim harus meninggalkan semua urusan bisnis dan dunianya untuk menghadiri shalat Jumat.

Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Jumu’ah : 9)

Salah satu ibadah yang dianjurkan Rasulullah saw pada hari Jumat adalah mandi untuk menghadiri shalat Jumat. Mandi ini dilakukan setelah terbit fajar dan yang paling afdal adalah ketika hendak berangkat shalat Jumat.

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa berwudhu pada hari Jumat, maka itu baik. Namun barangsiapa mandi ketika itu, maka itu lebih afdal.” (HR. Nasa’i, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Menurut mayoritas ulama, hukum mandi untuk melaksanakan shalat Jumat adalah sunah muakkad (sangat dianjurkan). Namun, ada sebagian ulama yang mewajibkannya berdasarkan dalil yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, “Mandi pada hari Jumat wajib bagi setiap muhtalim (yang telah mimpi basah, artinya dewasa).”

Menurut Imam Nawawi dalam Al Majmu’, mandi Jumat adalah sunah dan bukanlah wajib yang menyebabkan seseorang berdosa jika meninggalkannya.

Terlepas dari hukumnya (sunah atau wajib), mandi untuk melaksanakan shalat Jumat merupakan amalan saleh yang dianjurkan mengingat keutamaan yang ada di dalamnya. Jika seorang muslim mandi kemudian menuju masjid untuk menghadiri shalat Jumat, Allah swt akan mengampuni dosa-dosanya.

Diriwayatkan dari Salman Al-Farisi ra, bahwa Rasulullah saw bersabda, “Apabila seseorang mandi pada hari Jumat, bersuci semampunya, memakai minyak dan harum-haruman dari rumahnya, kemudian ia keluar rumah, tidak memisahkan dua orang, mengerjakan shalat yang diwajibkan, dan diam ketika imam berkhotbah, maka ia akan mendapatkan ampunan antara Jumat yang satu dan Jumat lainnya.” (HR.Bukhari)

Cara mandi Jumat adalah sebagaimana mandi janabat. “Mandi Jumat seperti mandi Janabat,” demikian sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

Kalangan ulama berpendapat, jika seorang muslim mandi junub pada hari Jumat, ia cukup mandi sekali saja untuk junub dan mandi Jumat dengan meniatkan keduanya.

 

sumber : buku ‘200 Amalan Saleh Berpahala Dahsyat’

Leave a Reply