Medan jihad yang pertama adalah melawan kedzaliman dan orang-orang dzalim. Setelah itu adalah perlawanan terhadap kefasikan dan penyimpangan moral. Juga melawan Our kemaksiatan dan pengumbaran hawa nafsu. Ini Cheap Oakleys adalah penyimpangan yang berbahaya. Jika umat menyerah, pasti akan menjerumuskannya pada lubang kebinasaan, dan semua roda kehidupan akan berjalan kacau. Kemudian muncullah kerusakan dan ketidakseimbangan di darat dan di laut karena perbuatan buruk dan perilaku mereka yang menyimpang. Sebagaimana firman Allah Swt. “Telah tampak kerusakan cheap nba jerseys di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka Cheap Jerseys From China sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar Ruum [30]: 41)

Kerusakan yang dimaksud pada ayat ini bukanlah kerusakan agama dan moral, melainkan kerusakan stabilitas kehidupan dan ketidakseimbangan dalam urusan sosial, ekonomi, dan politik, dengan tampaknya kemiskinan, pengangguran, harga yang semakin meninggi, penyebaran penyakit, pemutusan kerja, kedzaliman merajalela, dan melebarnya perbedaan di antara manusia, sehingga orang-orang mengeluhkan kehidupan dan frustasi.

Adapun kerusakan agama dan moral adalah sebab dari kerusakan duniawi yang disebut pada ayat tersebut di atas. Hal ini terlukiskan pada firman Allah Swt., “…karena perbuatan tangan manusia.” Yaitu, Allah Swt tidak akan menghukum manusia kecuali sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. Firman-Nya pada ayat lain. “(Azab) sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya.” (QS. Ali Imran [3]: 182)




Pada ayat lain, Allah Swt berfirman, “Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya.” (QS. Al Anfal [8]: 51)

Allah Swt tidak akan menghukum semua perbuatan manusia. Akan tetapi, sebagaimana firman-Nya, “… supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar Ruum [30]: 41)

Dalam ayat lain dinyatakan, “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syuro [42]: 30)

“Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun, tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu.” (QS. Fathir [35]: 45)

Sesungguhnya mengikuti syahwat yang ada pada perut dan kemaluan, menganggap enteng apa yang cheap jordans for sale diharamkan Allah kepada hamba-Nya, dan melakukan kekejian yang tampak maupun tersembunyi, berupa perbuatan zina, telah diperingatkan dan dilarang mendekatinya oleh Allah. “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra [17]: 32)

<p Cheap Ray Ban Sunglasses style=”text-align: right”>bersambung…

(Sumber: Fiqih Jihad oleh Ustadz Yusuf Qaradhawi)