Terbayang dalam hatiku gambaran yang mengesankan ini sehingga kuulang-ulangi membaca surat ini. Kemudian kubaca pula ayat-ayat yang semakna dengannya. Yakni, ayat-ayat yang menyatakan bahwa para penegak kebenaran selalu mendapatkan rintangan dan halangan dari pihak lawan. Di antara ayat-ayat tersebut ialah firman Allah saw yang artinya;

Orang-orang kafir itu mengancam kepada Rasul mereka (dengan mengatakan), “Pilih saja antara dua: Kami mengusirmu dari negeri ini, atau kamu ikut serta dalam menganut agama kami.” Lalu Tuhan mewahyukan kepada Rasul-rasul itu: “Kami pasti akan memusnahkan orang-orang yang zhalim itu, dan akan menempatkan kamu di negeri ini, menggantikan kedudukan mereka. Demikianlah yang Kuperbuat untuk orang-orang yang mencemari kedudukannya di hadirat-Ku pada hari pembalasan, dan yang takut terhadap ancaman-Ku.” (QS. Ibrahim : 13-14)

Kemudian kubaca pula firman Allah swt yang menceritakan kisah Kaum Nabi Syu’aib (yang memiliki arti):




Orang-orang yang terkemuka dari kaum Syu’aib yang sangat sombong itu cheap nfl jerseys berkata, “Hai Syu’aib! Kami akan mengusir kamu dan pengikut-pengikutmu yang beriman itu dari negeri kami ini, atau kamu bersedia kembali menganut agama kami.” Syu’aib menjawab, “Apakah akan kamu paksa juga, sekalipun kami tidak sudi? Alangkah besarnya kebohongan kami kepada Allah kalau kami kembali menganut agamamu, sesudah Allah melepaskan kami dari agama itu. Kami tidak akan kembali kepada agama itu, kecuali kalau dikehendaki Allah, Tuhan kami. Pengetahuan Tuhan kami sangat luas dalam segala-galanya. Kepada Allah-lah kami bertawakkal. “Wahai Tuhan kami! Berilah cheap jordans online keputusan yang seadil-adilnya antara kami dengan kaum kami ini, sebenarnya Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.” (Al-A’raf : 88-89)

Tergambar dalam hatiku keadaan para nabi dan rasul, para Cheap MLB Jerseys syuhada’ dan shiddiqin, para pemancang panji-panji dakwah Islam dan para mushlihin. Masing-masing menentang kebatilan, masing-masing mereka berjuang menegakkan oakley sunglasses sale kalimatullah, dan masing-masing mereka tak luput dari ujian.

Namun begitu akhirnya merekalah yang memperoleh kesudahan yang baik, karena kesudahan yang baik adalah untuk orang-orang yang taqwa:

Kemudian, apabila Rasul-rasul berputus yang asa dan mengira mereka dianggap pendusta. Datanglah kepadanya pertolongan Kami. Dan diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki. Tapi tiada hukuman Kami dapat ditolak dari kaum yang berdosa. Sungguh, dalam cerita tentang mereka ada pelajaran bagi orang yang mempunyai pikiran. Ini bukanlah cerita yang diada-adakan. Tapi suatu penegasan bagi apa yang sebelumnya dan suatu uraian yang jelas tentang segala sesuatu. Suatu petunjuka dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (Yusuf: 110-111)

Wahai orang-orang yang beramal! Wahai orang-orang yang berjuang! Bacalah surat Al-Buruj dan renungkanlah maknanya dalam-dalam. Berhentilah sejenak padanya dan pada surat-surat atau ayat-ayat yang sepertinya. Ambillah pelajaran daripadanya untuk bersabar, jadikanlah ia dan ayat-ayat yang sepertinya sebagai pembangkit harapan untuk memperoleh pertolongan Allah Fake Oakleys swt :

Allah berkuasa atas urusan-Nya, Tapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (Yusuf : 21)

selesai…

 

Oleh : Syaikh Hasan Al-Banna