Demikian pula penyimpangan seks dari umat Luth berupa kekejian yang tidak pernah dilakukan sebelumnya oleh seorang pun di dunia ini. Juga orang-orang cheap jordans online yang telah diutus seorang rasul kepada mereka, yang melarang, dan mencegah mereka dari Cheap Ray Ban Sunglasses segala perbuatan keji, serta memperingatkan mereka akan akibat buruk jika mereka bersikeras melakukannya. Di antara firman Allah kepada mereka adalah, “Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. As Syu’ara [26]: 165-166)

Pada ayat yang lain, Allah Swt berfirman, “Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu).” (QS. An Naml [27]: 55)

“Malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.” (QS. Al A’raf [7]: 81)




“Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.” (QS. Al A’raf [7]: 84)

“Luth berdoa, ‘Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.’” (QS. Al Ankabut [29] : 30)

“Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat Oakleys Outlet lagi fasik.” (QS. Al Anbiya [21]: 74)

Allah Swt menggambarkan mereka dengan permusuhan, kebodohan, melampaui batas, perbuatan dosa, perusakan, kefasikan, dan sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat. Peringatan itu sama sekali tidak bermanfaat bagi mereka, sedangkan kondisi mereka sebagaimana digambarkan Al Qur’an. “Mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).” (QS. Al Hijr [15]: 72)

Ini merupakan gambaran yang nyata tentang kondisi para pelaku perbuatan keji, yang kehilangan akal dan kemauannya, dan mereka tetap berada di dalam libertinisme dan abnormalitas mereka. Karena itu, sudah pasti Allah Swt membersihkan bumi ini dari kotoran mereka dengan azab dari langit yang meluluhlantakkan negeri mereka dan menghancurkan diri-diri mereka. Firman-Nya, “Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka denga batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang dzalim.” (QS. Hud [11]: 82-83)

Merajalelanya kejadian zina dan abnormalitas–yang saat ini memiliki para pendukung dan agen secara terang-terangan–menjadi sebab turunnya murka Allah Swt dan hukumannya sesuai dengan takdir bagi masyarakat yang terkena penyakit-penyakit ini.

Dalam sebuah hadits dari Ibn Umar r.a., yang diriwayatkan oleh Ibn Majah, Al Hakim, dan Al-Baihaqi disebutkan, “Tidaklah kejadian (zina) tampak nyata di suatu kaum sama sekali, hingga mereka berterang-terangan dengannya, kecuali akan tersebat di kalangan mereka wabah tha’un dan penyakit-penyakit yang belum pernah ada di antara orang-orang sebelum mereka yang telah berlalu (meninggal).” (HR. Ibn Majah)

Pada hadits riwayat Ibn Mas’ud disebutkan, “Tidaklah zina dan riba tampak di suatu kaum, kecuali mereka menemparkan diri-diri mereka pada azab Allah.” (HR Ahmad)

Selain zina dan riba, termasuk pula meminum arak atau minuman Trucking yang buruk, merebaknya konsumsi barang-barang memabukkan dan narkotika, jordans for sale yang merusak akal generasi umat Muslim, sebagaimana merusak tubuh dan kemauannya. Juga mewabahnya penyakit-penyakit yang menghabiskan milyaran uang untuk memeranginya, menyembuhkannya, dan mengendalikan efeknya yang buruk bagi masyarakat. Jika tidak dilawan dan diperangi, kefasikan dan kemerosotan ini adalah kejahatan besar yang menghancurkan masyarakat, apalagi umat-umat yang berpijak kepada ajaran Islam, yang menekankan kesucian, istiqamah, kehormatan, membentengi diri dari perbuatan jelek.

(Sumber: Baratas Ray Ban Fiqih Jihad oleh Ustadz Yusuf Qaradhawi)