Di Bawah Naungan Al Qur’an – Al Falaq (Bag 4)




Namun, riwayat-riwayat tersebut bertentangan dengan ‘ishmah nabawiyah (kema’shuman Nabi) dalam perbuatan dan tabligh (penyampaian risalah), dan tidak sesuai dengan keyakinan bahwa semua perbuatan dan perkataan Nabi Saw adalah sunnah dan syariat. Sebagaimana riwayat-riwayat tersebut bertentangan dengan Al Qur’an yang menafikkan bahwa Nabi Saw terkena sihir, dan yang mendustakan kebohongan yang didakwakan orang-orang musyrik dalam masalah ini. cheap football jerseys Oleh sebab itu, riwayat-riwayat tersebut jauh dari kebenaran. Sedangkan hadits-hadits ahad tidak bisa dijadikan dasar dalam perkara aqidah. Rujukan dalam perkara ini adalah Al Qur’an. Mutawatir merupakan syarat untuk menjadikan hadits-hadits tersebut sebagai dasar dalam perkara aqidah. Apalagi menurut pendapat yang diunggulkan bahwa kedua surat ini turun di Mekkah, sehingga hal ini termasuk dalil yang bisa melemahkan pokok masalah riwayat-riwayat yang lainnya.

“Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.” (5)

Dengki merupakan respon kejiwaan terhadap nikmat Allah yang diberikan kepada sebagian hamba-Nya, disertai dengan kemauan menghilangkan nikmat tersebut. Sama saja, apakah ia yang dengki mengiringi respon tersebut dengan upaya untuk menghilangkan nikmat di bawah pengaruh kedengkian dan kemarahan, atau berhenti sampai batas respon kejiwaan saja. Namun, sungguh suatu kejahatan bisa saja mengiringi respon tersebut.




Kita terpaksa harus meredam sengitnya penafian akan hal-hal yang tidak kita ketahui tentang rahasia-rahasia alam semesta, jiwa manusia, dan organ tubuh manusia. Karena di sana terdapat banyak peristiwa yang berasal dari rahasia-rahasia tersebut, sementara kita tidak bisa memberikan analisanya hingga sekarang. Misalnya di sana terdapat getaran jiwa dari jarak jauh. Melalui getaran ini lalu terjadilah kontak antara beberapa orang yang saling berjauhan. Kontak yang tidak dapat diragukan peristiwanya setelah banyak berita tentang hal ini disertai pengalaman yang memperkuatnya. Namun kita tidak dapat menganalisanya dengan berbagai informasi yang kita punyai. Seperti halnya hipnotis. Saat ini hipnotis telah menjadi objek percobaan yang berulang dan terbuktikan, namun rahasia dan cara kerjaanya tidak diketahui. Dan masih banyak lagi misteri tentang alam semesta, misteri Cheap Jordans jiwa, dan misteri organ manusia ini.

Jika pendengki tersebut mendengki dan mengarahkan respon jiwa tertentu kepada orang yang didengki, maka tidak ada cara untuk menolak adanya pengaruh hanya karena pengetahuan dan alat-alat pembuktian yang kita miliki tidak dapat mengantarkan kita untuk memahami rahasia NFL Jerseys China ini dan cara kerjanya. Karena kita tidak dapat memahami, kecuali sangat sedikit dalam perkara ini. Pengetahuan yang wholesale nfl jerseys sedikit ini, biasanya kemudian tersingkap kepada kita secara kebetulan dan menjadi hakikat nyata setelahnya.

Di sinilah terdapat kejahatan yang harus dimohonkan perlindungan darinya kepada Allah.

Dengan rahmat dan karunia-Nya, Allah-lah yang mengarahkan Rasulullah Saw dan umat sesudahnya agar memohon perlindungan kepada-Nya видео dari kejahatan-kejahatan ini. Di antara hal yang pasti bahwa jika mereka berlindung kepada-Nya, sesuai dengan arahan-Nya, maka Dia pasti akan melindungi mereka dari berbagai kejahatan ini secara global dan rinci.

Bukhari, melalui sanadnya, meriwayatkan dari Aisyah r.a., bahwa Nabi Saw jika berbaring di tempat tidurnya setiap malam, maka beliau akan menghimpun kedua telapak tangannya, dan mengembuskan cheap nfl jerseys shop keduanya dengan bacaan surat, “Qul huwallahu ahad”, “Qul a’udzu birabbil falaq” dan “Qul a’udzu birabbin naas”. Kemudian  mengusapkan keduanya pada bagian tubuh yang biasa diusap, mulai dari kepala dan wajah, hingga bagian tubuh lainnya sebanyak tiga kali. Demikianlah para pemiliki kitab Sunan meriwayatkannya.

(Sumber: Tafsir Fi-Zhilalil Qur’an karya Ustadz Sayyid Quthb)

Leave a Reply