Barangsiapa menjamin untukku apa yang berada di antara dua rahangnya dan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluan), maka aku akan menjamin baginya al-jannah (surga).” Cheap Jerseys (HR.Bukhari)

Lidah tak bertulang. Ia lebih tajam daripada pedang. Demikian pepatah yang sering terdengar. Menjaga lisan memang bukan perkara mudah. Meskipun tidak bertulang, luka yang diakibatkan lisan terkadang lebih sakit daripada sayatan pedang. Luka itu pun lebih sulit disembuhkan.

Betapa banyak perpecahan, perceraian, peperangan, pembunuhan, dan anarkisme cheap nfl jerseys terjadi akibat lisan yang tidak terkendali. “Seorang muslim adalah seseorang yang orang muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya,” Demikian sabda Rasulullah saw, yang diriwayatkan oleh Bukhari.




Imam Abu Hatim Ibnu Hibban Al-Busti dalam Raudhah Al-‘Uqala wa Nazhah Al-Fudhala menasehati, orang yang berakal selayaknya lebih banyak diam daripada berbicara. Betapa banyak orang yang menyesal karena berbicara dan sedikit yang menyesal karena diam.

Orang yang berakal seharusnya lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya. Dia perlu menyadari bahwa dia diberi dua buah telinga dan satu mulut supaya lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Dapat berbicara dengan lidah merupakan suatu karunia besar yang Allah berikan kepada ciptaan-Nya. Sudah selayaknya kita menggunakan karunia tersebut dengan amanah, bukan untuk berkata buruk dan menzalimi orang lain. Perkataan yang tidak baik bisa membuat seorang muslim terjerumus ke dalam neraka. Demikian sebaliknya, perkataan yang baik bisa mengantarkan kita menuju surga-Nya.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya apabila seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang tidak benar (baik atau buruk), hal itu menggelincirkan dia ke dalam neraka yang lebih jauh antara timur dan barat.” (HR.Bukhari)

Sementara itu, hadits yang diriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad ra, menyebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa menjamin untukku apa yang berada di nfl jerseys cheap antara dua rahangnya dan fake ray bans apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluan), maka aku akan menjamin baginya al-jannah (surga).” (HR. Bukhari)

Dalam riwayat Tirmidzi dikatakan, “Sesungguhnya di surga terdapat kamar yang luarnya dapat terlihat dari dalamnya dan dalamnya dapat terlihat dari luarnya.” Seorang verejnosť Badui berdiri dan bertanya, “Untuk siapa (kamar tersebut), wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Untuk orang yang berkata baik, memberi makan, rajin berpuasa, dan shalat karena Allah pada malam hari di saat manusia sedang terlelap tidur.”

 

Oleh : Chairunnisa Dhiee (sumber:buku ‘200 Amalan Saleh Berpahala Dahsyat’ Cheap Jordans Sale karya Abdillah F.Hasan)