Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu melainkan  mereka sungguh memakan makanan discount football jerseys dan berjalan di pasar-pasar dan Kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagiaan yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat.” ( QS. Al-Furqaan : 20)

Bekerja dan membanting tulang untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan diri dan keluarga  merupakan aktivitas yang terhormat. Para utusan-Nya, para Nabi dan wholesale jerseys Rasul, ditengah kesibukan mereka sebagai juru dakwah tetap menyempatkan diri untuk mencari rezeki.

Bagi mereka, berusaha (bekerja) adalah suatu keharusan, sedangkan menyampaikan kebenaran kepada umat adalah kewajiban. Nabi Ibrahim as, adalah pedagang pakaian, Nabi Musa as adalah penggembala, dan Nabi Idris as adalah seorang penjahit, bahkan Nabi Sulaiman as cheap nfl jerseys yang superkaya pun membuat kerajinan tangan lalu dijualnya.




Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar dan Kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat.” (QS. Al-Furqaan : 20)

Bekerja adalah ibadah yang bernilai tinggi dalam agama. Hal itu pun dibebankan kepada para Rassul dan Nabi-Nya (QS. Al-Furqaan : 20). Para Nabi dan Rasul bukan sekadar pendakwah yang mengurusi masalah akhirat. Mereka juga manusia yang butuh makan, minum dan biaya hidup lainnya.

Mereka tidak hanya berdoa, “Ya Allah, berilah kami rezeki.” tetapi mereka tetap bekerja dan mencari rezeki halal untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Kita sering mendengar ocehan yang mengesankan keputusasaan. “Jangankan yang halal, yang haram saka susah dapatnya.”

Ocehan ini sering menjadi motivasi seseorang untuk mencari rezeki dengan menghalalkan segala cara. Asalkan bisa kaya, sukses, dan mendapat นางเงือก-หาดสมิหลา-สงขลา untung berlipat, semua jalan seakan-akan halal. Tidak peduli apakah dilarang agama, meresahkan keluarga dan masyarakat, atau mengakibatkan konflik sosial.

Sungguh kita diberi anugerah kesempurnaan yang luar biasa. Allah swt sengaja menciptakan kita dengan anugerah terindah cheap nfl jerseys berupa akan yang sempurna agar kita mampu mencari rezeki dengan cara benar dan cheap football jerseys halal, bukan dengan jalan yang merugikan orang lain apalagi lewat jalan yang menggoyahkan keimanan.

Buat apa jadi miliarder dengan uang hasul korupsi? Buat apa hidup berlimpah dari hasil menyengsarakan buruh? Buat apa punya puluhan perusahaan jika semuanya dari hasil merusak sumber daya alam?

Memang banyak orang yang sukses finansial dengan jalan culas. Namun, kesuksesan itu pasti runtuh dan tidak akan membawa keberkahan dalam hidup, di dunia maupun akhirat. Ingatlah pesan Rasulullah saw,

Barangsiapa tidak memedulikan dari mana harta itu diperoleh, niscaya Allah juga tidak memedulikan dari pintu mana ia masuk neraka.” (HR. Ad-Dailami)

 

Oleh : Chairunnisa Dhiee (sumber : buku ‘Betapa Rasulullah Merindukan’ karya Abdillah F.Hasan)