Siapa orang yang paling utama? Rasulullah menjawab, ‘Dia adalah orang yang bertakwa (takwa) kepada Allah, yang suci hatinya, tidak ada dosa dan kedurhakaan di dalamnya, serta tidak ada pula dendam dan hasad (iri).’” (HR. Ibnu Majah dan Thabrani)

Iri adalah penyakit yang mematikan. Orang yang terjangkit penyakit ini tidak ingin melihat orang lain bahagia. Al-Quran menyebut iri dengan kalimat berikut, “Jika kamu semua mendapatkan kebaikan, maka hal itu tidak mengenakkan hati mereka. Jika kamu semua mendapat kejelekan, maka mereka bergembira.” (QS. Ali-Imran : 120)

Seseorang yang terserang virus ini akan rela menderita asalkan orang lain lebih menderita darinya. Ia seolah-olah ingin menghapus kebahagiaan yang telah ditentukan oleh Sang Maha Pencipta. Rasulullah saw mengingatkan, “Janganlah kalian saling hasad (iri), janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling membelakangi (saling mendiamkan). Jadilah kalian bersaudara, wahai hamba Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)




Pada zaman Rasulullah saw ada sahabat yang bernama Saad bin Abi Waqqash. Ia dijamin masuk surga oleh Rasulullah saw karena hatinya merdeka Yaşında dari rasa iri dan dengki.

Suatu ketika, dalam sebuah majelis Rasulullah saw, berkata oakley sunglasses sale pada sahabatnya, “Di pintu ini akan masuk seorang ahli surga.”

Sahabat yang bernama Abdullah bin Amr berkata, “Tidak ada seorang pun di antara kita yang tidak ingin masuk surga.”

Tak lama kemudian, masuklah seseorang melalui pintu yang telah diisyaratkan. Sahabat tersebut bernama Saad bin Abi Waqqash. Kejadian itu terulang hingga tiga kali. Abdullah bin Amr penasaran, apa keistimewaan Saad sehingga dikatakan sebagai ahli surga? Abdullah mencari jalan agar bisa menginap di rumah Saad untuk mengetahui sehebat apa ibadahnya.

“Saya berjanji kepada ayah saya untuk tidak pulang selama tiga hari karena telah membuat beliau cheap ray ban sungalsses murka. Bolehkan saya menginap di rumahmu sampai tiga hari agar janji saya terpenuhi?” tanya Abdullah beralasan.

Saad mempersilahkan dengan senang hati. Selama tiga hari di rumah Saad, Abdullah bin Amr tidak melihat kelebihan ibadah yang dilakukan Saad. Wholesale NFL Jerseys Semua biasa-biasa saja. Ia tidur dan shalat seperti kaum muslimin pada umumnya.

Abdullah pun lantas membuka rahasia, “Aku dan ayahku sebenarnya tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin mengetahui bagaimana ibadah yang engkau lakukan hingga Rasulullah saw tiga kali menyebut bahwa ada seorang penghuni surga dalam majelisnya. Aku ingin mendapat kedudukan sepertimu. Namun, selama tiga hari ini aku tidak mendapatimu berbuat sesuatu yang istimewa. Apa rahasianya?

Semula Saad menjawabnya, “Tidak ada yang lebih baik daripada yang kamu lihat.” Mendengar itu, Abdullah pun berpamitan. Namun, langkahnya terhenti ketika Saad memanggilnya, “Sahabatku, aku tidak memiliki rasa dengki. Aku tidak pernah berbuat jahat dan berkata buruk kepada siapa pun.”

Abdullah bin Amr pun puas. Itulah yang menjadikan Saad bin Abi Waqqash dirindukan oleh surga. Dalam riwayat lain dikatakan bahwa orang yang terbebas dari rasa iri dan berhati bersih adalah orang yang paling utama di sisi Allah.

Untuk membentengi diri dari rasa iri, Rasulullah saw memberi resep jitu, yaitu selalulah bersyukur atas Fake Oakleys nikmat yang diberikan Allah, sekecil apapun nikmat itu agar tidak selalu mengalihkan perhatian kepada nikmat orang lain. Rasulullah saw bersabda,

Pandanglah orang yang cheap nfl jerseys wholesale berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu. Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR.Muslim)