Utsman bin Affan ra adalah sosok yang tegas dalam mengatur negara demi tergapainya keadilan hukum dan kesejahteraan rakyat. Ketegasan tersebut ditampilkan dalam, salah satunya, menghukum para pejabat pemerintahan yang tidak becus dalam bekerja. Bahkan, Khlaifah Utsman tidak segan-segan menghukum mati para pejabat yang bertindak korupsi dan kejahatan besar lainnya terhadap negara. Sebab, bila hal itu dibiarkan maka korbannya adalah rakyat.

Seperti yang termaktub dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibn Sa’d:

Salah satu siasat politik Utsman bin Affan ra adalah mengedepankan mashlahat umat daripada kepentingan seorang pemimpin, terlebih dalam memutuskan hukuman mati, sekalipun hukum mati lebih layak, supaya pembunuhan tidak bertambah banyak dan berkelanjutan.”




Politik adalah untuk kemashlahatan bersama. Hadirnya negara untuk menciptakan kemaslahatan umum. Karena itu, salah apabila negara digunakan untuk kepentingan pribadi. Seorang pejabat telah melanggar hukum, apabila menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

Meski sekarang, baik secara Cheap Jerseys From China sembunyi-sembunyi maupun cheap jerseys terang-terangan banyak pejabat yang tanpa malu-malu menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Padahal sebenarnya itu bisa by dianggap sebagai penyelewengan.

Islam khususnya, sangat menekankan tentang pentingnya kemashlahatan umum. Hukum Islam sendiri dimaknai sebagai upaya untuk menciptakan kemashlahatan umum (maslahah amah). Hukum dalam Islam tidak boleh mendatangkan kemudaratan, melainkan harus menciptakan kemaslahatan bagi orang banyak.

Mayoritas ulama berargumen bahwa Allah Swt menciptakan apa pun di dunia ini tidak lain adalah untuk kemashlahatan para makhluk di muka bumi. Karena itu, jelas bahwa semangat kemashlahatan umat merupakan tujuan utama terkait diciptakannya Cheap Jerseys sistem hukum Islam.

Tidak ada perbedaan pendapat yang kontras di antara para ulama dan fuqaha mengenai hal ini. Tetapi memang harus diakui bahwa ktika perdebatan hukum sudah melebar pada persoalan kemashlahatan umum, masalah kemudian menjadi lebih kompleks dan terbuka. Sebab, ukuran dari kemashalatan umum sendiri sangat relatif. Karena itu, dalam sejarah pemikiran Islam telah terjadi pro-kontra dalam masalah ini.

Imam asy-Syafi’i misalnya telah menjadi ikon tokoh dan ulama fikih yang sangat keras dalam penolakan tersebut. Sementara di pihak lain, para Cheap Jerseys ulama justru menggunakan mashlahat sebagai ulama satu metode penetapan hukum Islam. Salah satu tokoh ulama fikih yang mempelopori aspek mashlahat sebagai metode penetapan hukum Islam adalah Imam Malik yang di dukung oleh Imam Ahmad bin Hambal.

Kalau Imam Malik menjadikan prinsip maslahat sebagai metode, maka lain halnya dengan Abu Yusuf. Abu Yusuf menjadi salah satu ulama yang menggunakan prinsip maslahat sebagai tujuan penetapan hukum dengan beberapa metode terkait, seperti istihan, ‘urf, dan lain sebagainya.

Bisa dibilang bahwa penggunaan prinsip maslahat oleh Abu Yusuf agak longgar dan liberal, hal ini tercermin dari beberapa argumen beliau yang lebih menekankan untuk mendahulukan ‘urf daripada hadis ahad. Pendapat Abu Yusuf tersebut sekedar untuk menjaga kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.

bersambung

Oleh : Chairunnisa Dhiee (sumber :buku ‘Pidato Para Khilafah’ karya Dr. H. Abd. Halim, cheap nfl jerseys M.A)