Atau dalam bentuk keyakinan, mungkin tiba-tiba kita seperti anak kemarin sore yang masih belajar mengenal Tuhannya. Sepertinya kita begitu asing dengan eksistensi Allah, tentang makna kematian, alam kubur, hari kiamat, surga dan neraka. Sepertinya pikiran-pikiran tentang hal itu hilang dari rasionalitas kita. Tiba-tiba hati kita begitu kering kerontang. Seperti kemarau panjang yang panas menusuk tulang-tulang.




1 2