Di Bawah Naungan Al Qur’an – Al Kautsar (Bag 1)




Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. (1) Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkorbanlah. (2) Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. (3)

Surat ini khusus untuk Rasulullah Saw, sebagaimana surat Ad-Dhuha dan surat Asy-Syarh. Allah menghibur dan menjanjikan kebaikan untuknya, serta mengancam para musuhnya dengan pemutusan dan mengarahkannya agar bersyukur.

Oleh karena itu, surat ini mencerminkan suatu gambaran tentang kehidupan dakwah dan kehidupan juru dakwah pada masa awal periode Mekkah. Sebuah gambaran mengenai tipu daya dan gangguan terhadap Nabi Saw dan dakwah Allah Swt yang disampaikannya. Lukisan mengenai pemeliharaan Allah secara langsung kepada hamba-Nya dan segolongan kelompok kecil kaum mukmin yang menyertainya. Juga lukisan mengenai peneguhan dan penenangan Allah kepadanya, keindahan janji-Nya kepada Nabi-Nya, dan ancaman-Nya yang menakutkan kepada musuh-musuhnya.




Demikian pula surat ini oakley sunglasses outlet menggambarkan hakikat petunjuk, kebaikan, dan keimanan. Juga hakikat kesesatan, NFL Jerseys Cheap keburukan, dan kekafiran. Kelompok yang pertama berarti banyak, melimpah, dan berkembang. Sementara yang Cheap Jordan Shoes kedua berarti sedikit, kurang, dan terputus. Meskipun orang-orang yang lalai menganggap tidak seperti ini dan tidak seperti itu.

***

Diceritakan bahwa orang-orang bodoh Quraisy adalah orang-orang yang gemar melakukan tipu daya, makar, penghinaan, dan pelecehan terhadap Rasulullah Saw dan dakwah beliau. Tujuannya adalah agar masyarakat berpaling, tidak mendengar kebenaran yang dibawanya dari sisi Allah. Di antara mereka adalah al-Ash bin Wa’il, Uqbah bin Abu Mu’ith, Abu Lahab, Abu Jahal, dan lainnya. Mereka berkata bahwa Nabi Saw terputus. Yaitu anak-anak lelaki Nabi Saw mati semuanya. Salah satu di antara mereka berkata, “Biarkan saja dia, sesungguhnya dia akan mati tanpa pelanjut dan berakhir urusannya!”

Jenis tipu daya yang tercela dan kecil ini memiliki gaung dan pengaruh di tengah lingkungan Arab yang memperoleh kebanggaan anak-anak. Tikaman yang nista ini memperoleh dukungan dari musuh-musuh Rasulullah Saw dan orang-orang yang membencinya. Bisa jadi ray ban sunglasses sale tikaman tersebut menyakiti hati Nabi yang mulia dan juga membuatnya sedih.

Oleh karena itu, surat ini turun mengelus hatinya dengan kegembiraan dan kesejukan; menetapkan hakikat kebaikan yang kekal dan berkesinambungan yang telah dipilihkan Tuhannya untuk dirinya, serta menetapkan hakikat keterputusan yang telah ditentukan untuk para musuhnya.

***

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.” (1)

Al-Kautsar adalah kata bentukan dari al-katsrah, yang berarti banyak dan tak terbatas. Mengisyaratkan pada kebalikan makna yang disampaikan oleh orang-orang bodoh tersebut. Sesungguhnya apa yang telah Kami Contact berikan kepadamu tersebut sangatlah banyak dan melimpah, tidak terputus, dan tidak terhalangi. Jika seseorang ingin melacak nikmat yang banyak dan telah dikaruniakan Allah kepada Nabi-Nya, maka pasti ia akan menemukannya, jika ia mampu memperhatikan dan merenungkannya.

bersambung…

(Sumber: Tafsir Fi-Zhilalil Qur’an karya Ustadz Sayyid Quthb)

 

Leave a Reply