Dalam Pencegahan Ada Kehidupan (bag. 3)




Secara fisik, apa yang menimpa masyarakat kita saat ini, tentang kemungkaran yang telah mewabah, seperti soal narkoba, soal pergaulan yang rusak parah, tidak bisa dilepaskan dari tidak tegasnya sikap pihak-pihak berwenang sejak detik pertamanya. Bila saja, sejak kali pertama kemungkaran itu muncul langsung dicegah dan diberi sanksi secara tegas, mungkin kondisinya tidak separah ini. Pemerintah tidak tegas. Aparat berubah menjadi penjahat. Lingkungan juga tidak tegas. Akibatnya, pelaku kemungkaran tidak lagi takut kepada siapa-siapa.

[baca sebelumnya: Dalam Pencegahan Ada Kehidupan (bag. 1)]

[baca sebelumnya: Dalam Pencegahan Ada Kehidupan (bag. 2)]The Lego Batman Movie (2017)




Dahulu, di zaman Nabi Nuh, orang-orang membiarkan secara perlahan mereka yang datang mengunjungi patung-patung orang-orang shalih. Lama kelamaan patung itu yang dijadikan sembahan.

Maka, mencegah yang mungkar, sesungguhnya pada saat yang sama adalah melempangkan jalan kebaikan bagi anak-anak cucu kita kelak. Bukankah hidup ini cheap football jerseys sambungan-sambungan generasi? Satu pergi dan satu datang. Yang dulu mati, yang kemudian menggantikan. Itu sebabnya, Rasulullah menjelaskan bahwa, “barangsiapa membuat jalan kebaikan, maka baginya pahala atas kebaikan itu ditambah pahala orang-orang yang meniti jalan itu di kemudian. Sebaliknya, barangsiapa yang melempangkan jalan keburukan, maka baginya dosa Yangın keburukan itu ditambah dosa orang-orang yang turut mengikuti jalan keburukan tersebut.” (HR Muslim)

Diperlukan keberanian yang tidak ringan, untuk mencegah kemungkaran yang kian merajalela. Agar para ibu tak lagi takut dengan anaknya yang menginjak dewasa. Agar seorang guru tak lagi kuatir dengan masa depan anak didiknya. Sebab, apa yang mereka semai di rumah  atau di sekolah tidak takut diserbu hama penyakit ganas di luar sana.

Dalam pengertian yang lebih umum, Allah Swt mengingatkan, “Dan hendaklah takut, orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS An Nisaa [4]:9)

4. Ada yang tidak bisa diperbaiki kecuali dengan perlawanan

Alangkah indahnya Islam. Terkumpul di dalamnya segala contoh keseimbangan. Carilah teori tentang kelembutan, kasih sayang, kebersamaan. Pastikan, hanya dalam Islam semua kata itu menemukan maknanya yang nyata. Begitu pula soal ketegasan kepada kemungkaran, ketegasan kepada kerusakan, hanya Islam yang memberi solusi paripurna, bukan tambal sulam atau malah menimbulkan kerusakan baru.

Barangkali, ungkapan Utsman bin Affan bisa menjelaskan tentang semua itu, “Sesungguhnya Allah akan mencabut sesuatu oakley sunglasses for men dengan perantara kekuasaan, apa-apa yang tidak bisa dicabut dengan Al Qur’an.”

Pengertian luasnya ialah ada hal-hal yang harus dijalankan dengan pendekatan kekuasaan, otoritas, atau bahkan sesuatu yang mengikat dan memaksa. Sektor ini lebih banyak berkaitan dengan wilayah pencegahan dari yang mungkar. Seperti kisah Abu Bakar yang memerangi orang-orang yang menolak membayar zakat.

Tabiat manusia yang cenderung kepada hawa nafsu, serta godaan syetan yang tak berhenti, ditambah kerusakan di mana-mana, menjadikan banyak orang menjadi tebal hatinya. Ia tidak nfl jerseys shop mudah sekadar dinasihati, dianjurkan, atau bahkan diberi peringatan. Ada orang-orang tertentu, yang hanya bisa diberi peringatan dengan cara yang keras dan tegas. Dan itu masuk dalam kategori peringatan yang dimaksud Allah.

Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang beriman. (QS Adz Dzariyat [51]:55)

Kadang jiwa manusia itu seperti besi mentah. Yang hanya bermanfaat ketika melalui proses yang panjang dan berat. Dibakar, dipukul, dilempengkan, disepuh, dan seterusnya, sampai ia menjadi sebuah alat yang bermanfaat.

Dengan pengertian itu pula, Islam memaknai hukuman bagi para pelanggar. Bahwa hukuman dibuat untuk memberi penyadaran dan perbaikan, bahkan penebusan dosa. Sementara bagi orang lain, hukuman adalah pelajaran. Karenanya, Allah menyebut, ray ban sunglasses sale bahwa di dalam hukum qishash itu ada kehidupan.

Begitulah, jiwa kita itu seperti layang-layang. Kadang kita harus mengulur Wholesale NFL Jerseys talinya, bila angin datang begitu kencang. Agar ia tak keberatan, atau malah putus, dan hilang. Tapi kadang kita harus menarik, atau bahkan menghentaknya, ketika angin tak ada yang berhembus. Agar ia tidak terlena, lalu justru tak bisa terbang. Begitulah peranan mencegah kemungkaran, bagi keberlangsungan hidup kita. Juga keberlangsungan hidup manusia dan alam seluruhnya.

 

sumber: Majalah Tarbawi edisi 45 Kolom Dirosat

Leave a Reply