3 Sumber Kemungkaran yang Harus Diperangi (bag. 1)




Kemungkaran muncul dari tiga sumber. Ketiga-tiganya harus dilawan, ditundukkan dan diluruskan.

1. Diri Sendiri

“Orang yang berjihad adalah yang berjihad melawan hawa nafsunya dalam meniti ketaatan terhadap Allah. Dan orang yang berhijrah dari apa yang dilarang oleh-Nya.” Begitulah sabda Rasulullah Saw dalam sebuah hadits riwayat Ahmad. Nafsu untuk melakukan kemungkaran yang ada dalam diri sendiri harus menjadi prioritas utama yang harus diperangi. Cheap Ray Ban Sunglasses Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitab Zadul Ma’ad, menjelaskan, ada empat bentuk jihad terhadap diri sendiri.




Pertama, berjihad terhadap diri sendiri untuk mengajarkan petunjuk agama yang benar sebagai sumber kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Kedua, berjihad oakley outlet untuk melaksanakan petunjuk tersebut.

Ketiga, berjuang untuk mengajak orang lain kepada petunjuk tersebut dan mengajari orang yang belum mengetahuinya.

Dan keempat, berjuang dengan penuh kesabaran dalam menghadapi berbagai kesulitan dalam mengajak orang lain kepada petunjuk Allah Swt.

Orang yang belum berhasil melakukan jihad melawan hawa nafsunya agar bisa tunduk kepada perintah Allah Swt, akan sulit melakukan perlawanan dan jihad terhadap kemungkaran yang ada di luar dirinya. Dengan kata lain, seseorang tidak akan keluar melawan musuhnya sebelum ia memerangi musuh dalam dirinya sendiri.

2. Pelaku kemungkaran, kekafiran, dan kemunafikan

Ini adalah peringkat perlawanan atau jihad lanjutan yang harus dilakukan setiap Mukmin. Pelaku kemungkaran, kedzaliman, orang-orang kafir, munafiq, harus dicegah dari berbuat mungkar. Kemungkaran telah menghiasi sekitar kita. discount football jerseys Di rumah, di kantor, oakley sunglasses outlet di kampus, di Cheap Jerseys From China sekolah, di jalanan, di jajaran pemerintahan, dan bahkan di tempat-tempat yang tak bisa disebutkan. Kemungkaran itu semakin banyak ragamnya. Mulai dari yang kelas teri sampai kelas kakap. Dari yang tradisional sampai yang modern. Semua itu mempunyai dampak dan pengaruh yang bisa menimpa kita.

Karenanya setiap mukmin harus aktif mencegah segala kemungkaran yang terjadi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Dalam sebuah sabda Rasulullah Saw yang diriwayatkan At Tirmidzi disebutkan, “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, section hendaklah kamu menganjurkan kepada kebaikan dan mencegah terhadap kemungkaran atau kalau tidak pasti Allah akan menurunkan siksa terhadapmu, kemudian kamu berdoa (agar dijauhkan siksa tersebut), dan tidak diterima.”

Ibnul Qayyim membagi pelaku kedzaliman menjadi dua, yakni orang-orang kafir dan munafik, serta pelaku bid’ah, kemungkaran dan kemusyrikan. Jihad melawan orang-orang kafir dan munafiq menurutnya ada empat tingkatan; yakni dilakukan dengan hati, dengan lidah, dengan harta benda, dan dengan jiwa. Jihad melawan orang-orang kafir itu khusus dilakukan dengan tangan, sedangkan jihad melawan orang-orang munafiq dilakukan dengan lidah.

bersambung…

sumber: Majalah Tarbawi, Edidi 45, Kolom Dirosat

Leave a Reply