Sebuah Cheap Oakleys masjid yang terletak di area Cincinnati, Ohio,  Masjid Clifton, mengumumkan akan bergabung dengan sebuah gerakan perlindungan (sanctuary movement) yang tengah berkembang di Amerika Serikat–di mana ini adalah kali pertama tempat ibadah umat Islam terlibat. Pengumuman tersebut dilakukan tepat di hari pelantikan presiden terpilih Donald J. Trump, yang selama masa kampanye akan mengambil langkah garis keras dalam menyikapi imigran dan pendataan resmi pendatang Muslim.

“Tidak ada waktu lagi, dan ini merupakan langkah moral dan etis yang perlu dilakukan,” ujar Ismaeel Chartier, pemimpin dari Masjid Clifton–di mana masjid yang terletak di dekat kebun binatang Cincinnati ini selalu dihadiri oleh sekitar 800 Muslim setiap pekannya untuk melakukan shalat Jumat. “Kami ingin memperjuangkan hak kemanusiaan bagi siapapun.”

Sudah lebih dari 800 jamaah bergabung dengan gerakan perlindungan tersebut–sebuah kesepakatan yang dilakukan oleh gereja, sinagog, dan sekarang masjid, dalam melindungi para imigran ilegal dari aksi deportasi atau bentuk aksi pemerintah lainnya. Pendeta Noel Anderson dari organisasi Church World Service (CWS) mengatakan bahwa Masjid Clifton adalah masjid pertama yang membuka bantuannya untuk para imigran ilegal, yang kemudian disusul dan didukung oleh masjid-masjid lainnya.




Seorang pimpinan masjid dari Dallas sekaligus salah satu profesor di Southern Methodist University, Omar Suleiman, mengatakan bahwa sejarah Islam telah mengajarkan bahwa Islam juga harus turut berpartisipasi dalam gerakan semacam ini. “Ini berangkat cheap authentic jordans dari ayat Al Quran yang mengatakan bahwa Allah memuliakan anak cucu Adam. Sementara masing-masing dari kita adalah anak cucu Adam,” ujar Omar Suleiman. Ia juga mengatakan bahwa dulu Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam bersama pengikutnya saat melindungi diri dengan datang ke Madinah disambut dan dibantu oleh penduduk setempat.

Suleiman membantu dalam Cheap nfl Jerseys mengumpulkan para pimpinan masjid di seluruh negara untuk bergabung dengan gerakan perlindungan cheap football jerseys ini. Dia juga membantu pelaksanaan webinar yang menyediakan mereka sumber daya dalam membuat gerakan perlindungan secara mandiri.

Di Cincinnati, Masjid Clifton akan bergabung dengan Christ Church Cathedral dalam membantu dan memberikan dukungan kepada para imigran ilegal yang mencari perlindungan serta dapat lulus dari penyaringan yang dilakukan oleh organisasi Interfaith Worker Justice. Lima tempat ibadah lokal lainnya juga berjanji akan menjadi simpatisannya dan memberikan bantuan berupa dana, pakaian, makanan, don’t tranportasi, dan lain-lain.

Chartier dan jamaahnya, yang merupakan korban bom pipa sepuluh tahun yang lalu tahu bagaimana rasanya menjadi ‘sasak tinju’, karenanya mereka ingin membantu mereka yang membutuhkan perlindungan. Sementara Suleiman di sisi lain juga mengatakan bahwa bergabung dengan gerakan perlindungan ini juga harus diputuskan dengan pertimbangan ekstra. Hal ini mengingat kebencian terhadap imigran ilegal sendiri dapat memicu penyerangan terhadap masjid-masjid yang membantunya.

“Kita berada dalam situasi kebijakan akan keadilan sosial yang berat. Tapi ini sudah menjadi bagian dari kita, sehingga kita harus wholesale football jerseys menjadikannya landasan agar komunitas kita tetap hidup,” tambah Chartier.

(Sumber: Religion News Service)