Premeire Mesquita do Brasil, Merasakan Kehadiran Islam di Negeri Samba




Apa yang kita pikirkan saat mendengar kata Brasil? Bisa dipastikan negara minoritas pasti terlintas dalam benak kita. Ya, penduduk Brasil sekitar 190 juta orang yang merupakan penganut katholik terbesar di seluruh dunia. Lalu, bagaimana dengan perkembangan agama Islam di negara tersebut?

Jika kita ingin merasakan kehadiran jejak perkembangan Islam di Brasil, singgahlah kita ke salah satu masjid tertua di negara ini, Masjid Raya Sao Paulo namanya.

Masjid Sao Paulo, Brasil




Masjid Raya Sao Paulo atau dalam bahasa setempat disebut Premiera Mesquita do Brasil, tidak hanya merupakan masjid tertua di Brasil, melainkan juga menjadi masjid tertua di Amerika Latin. Masjid ini mulai dirintis pada tahun 1939 dengan dana swadaya masyarakat, khususnya para tokoh-tokoh muslim setempat. Peletekan batu pertama pembangunan masjid berlangsung pada tahun 1948 dan baru berakhir proses pembangunannya pada tahun 1960. Pembangunan masjid Raya ini terbilang cukup lama, hal ini tidak lain karena sulitnya upaya penggalangan dana yang di lakukan umat muslim di negeri tersebut. Tak khayal setelah masjid ini rampung, umat Islam sudah tersebat di seantero Brasil.

Populasi umat muslim di Brasil memang masihlah sangat kecil, yakni berkisar 1-1,5 juta orang, namun hampir di seluruh Brasil terdapat masjid-masjid. Masjid-masjid tersebut dibiayai oleh negara-negara Muslim seperti Arab Saudi dan negara-negara di kawasan Teluk. Kehadiran Islam dan denyut kehidupan komunitas Muslim di Brasil sangat terasa di kota Bras.

Menurut penuturan Sheikh Abdel Hamid, perkembangan Islam di Brasil berasal dari leaders kedatangan imigran Arab pada 1920-an, kawasan Bras merupakan pusat pengembangan Islam di negara Samba tersebut. Dari kota Bras, kemudian Islam berkembang dan menyebar ke kota-kota lainnya di Brasil, penganut nya juga tidak hanya mereka yang berasal dari keturunan Arab, melainkan juga penduduk asli Brasil.

Masjid Sao Paulo, Brasil

Sementara penuturan Pakar Islam dari Universitas Sao Paulo, Paulo Daniel Farah, beliau mengatakan bahwa agama Islam tumbuh hampir Oakleys Outlet di seluruh negara Amerika Latin, khususnya di Brasil sejak budak-budak yang beragama Islam dari Afrika dibawa ke wholesale jerseys china Brasil pada abad ke-19.
Di Brasil sejarah itu baru boleh mulai dipelajari di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi pada tahun 2003 berdasarkan peraturan yang dikeluarkan pemerintah Brasil.

Oh ya, kembali ke masjid cheap football jerseys china Raya Sao Paulo, tidak hanya di bulan Ramadhan masjid ini menyediakan makanan berbuka, diluar Ramadhan masjid Sao Paulo juga selalu menyediakan makan siang gratis yang merupakan hasil dari sumbangan para jemaah yang kebetulan punya uang. Menu makan siang yang di hidangkan pun, tak kalah lezat dari menu hotel-hotel berbintang loh, seperti salad, nasi, steak daging sapi, roti, aneka buah-buah segar, kopi, teh dan minuman ringan cheap Air Jordans lainnya. Hemm, kira-kira kalau masjid-masjid di tanah fake ray bans air melakukan hal yang sama (makan siang gratis), dipastikan masjid-masjid kita bakal ramai ya? Selesai ibadah, bisa langsung makan siang. 

Leave a Reply