Kota santri tidak hanya ada di Indonesia. Di Rusia juga ada kota yang terkenal sebagai kota santri. Adalah Kazan, sebuah ibukota Tatarstan yang merupakan kota terbesar di Rusia. Kota Kazan terletak tidak jauh dari Moskwa. Kota Kazan juga menjadi pusat budaya sekaligus kota dengan penganut Islam terbesar cheap football jerseys di Rusia. Menurut para ahli Rusia, cheap Oakleys sunglasses kota Kazan telah ada sejak abad ke-10.

Islam berkembang pesat, di bawah Putin dan Medvedev. Jadilah Kazan kota santri di negara Rusia. Kota santri ini memiliki lanskap yang unik dan sangat menarik, sebab ia berada di atas bukit dengan pemandangan danau di bawahnya.

kota Kazan, Rusia




sumber foto: pixabay.com

Berjalan-jalan di pinggir danau, kita akan melihat beberapa monumen besar, seperti Masjid Agung Qolsharif, sebuah gereja kuno, kremlin (benteng kota), dan makam syuhada. Mari kita cari tahu lebih banyak tentang Masjid Qolsharif, yang merupakan masjid terbesar di Rusia dan di kawasan Eropa Timur, dengan arsitektur khas berupa menara-menara tinggi.

Masjid Agung Qolsharif menjadi saksi perkembangan Islam di Rusia sejak ribuan tahun lalu. Menjadi Masjid terbesar di Rusia, nama Qolsharif diambil dari nama pemimpin dan ulama di Kazan Khanate. Selain karena kemegahan bangunannya, oakley sunglasses outlet masjid ini memiliki keunikan lainnya karena berdiri berdampingan dengan sebuah katedral.

<img class="wp-image-3256 size-full aligncenter" src="http://zonamasjid.com/wp-content/uploads/2017/02/Qol2.jpg" Baratas Ray Ban alt=”masjid Qolsharif” width=”700″ height=”524″ srcset=”http://zonamasjid.com/wp-content/uploads/2017/02/Qol2.jpg 700w, http://zonamasjid.com/wp-content/uploads/2017/02/Qol2-300×225.jpg 300w, http://zonamasjid.com/wp-content/uploads/2017/02/Qol2-320×240.jpg 320w” sizes=”(max-width: 700px) 100vw, 700px” />

Dibangun di Kazan Kremlin pada abad ke-16, dengan nama yang diambil dari pemimpin setempat, Qolsharif. Qolsharif akhirnya meninggal dengan beberapa muridnya ketika mempertahankan Kazan dari pendudukan Rusia pada tahun 1552. Selama penyerangan ke Kazan masjid ini dihancurkan oleh Rusia.

Masjid Qolsharif dibangun dengan arsitektur yang didesain oleh para arsitek Rusia, yakni I. Sayfullin dan S. Shakurov. Untuk bagian interiornya di rancang oleh A. Sattarov. Arsitektur Masjid di buat dengan perpaduan antara unsur modern dan tradisional yang terdapat pada masjid-masjid lokal setempat.  Selain bangunan masjid utama, juga terdapat perpustakaan, rumah penerbitan dan kantor Imam. Beberapa bagian Masjid dapat terlihat dari Katedral Santo Basil di Moskwa, misalnya delapan minaret (menara) nya dan cupola tengah. Setelah sempat dihancurkan oleh Rusia, sejak tahun 1996 masjid Qolsharif kembali di bangun NFL Jerseys Cheap di Kazan Kremlin dengan bentuk yang sedikit modern. Dan pada 24 Juli 2005, Masjid Qolsharif diresmikan kembali dan sebagai tanda awal perayaan yang ditujukan pada Kemenangan Kazan.

Pembangunan kembali Masjid Qolsharif juga tidak terlepas dari sumbangan beberapa negara Islam lainnya, terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Saat ini, Masjid Qolsharif tidak hanya menjadi tempat ibadah, melainkan juga menjadi salah satu museum Islam dan menjadi simbol terpenting dari keinginan Tatar untuk merdeka dan bebas.