Malam di Masjid Shah-E-Hamdan, Kashmir




Terletak di sisi sungai Jhelum di Srinagar, Kashmir, Masjid Sah-E-Hamdan juga dikenal sebagai Masjid Khanqah dan telah dibangun sejak tahun 1395. Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di Srinagar, serta sebuah tempat yang paling sering dikunjungi baik oleh masyarakat Kashmir maupun pelancong selama berabad-abad. Bagian dalam masjid sendiri hanya dikhususkan untuk Muslim.
Tidak hanya arsitekturnya saja yang menawan, cerita sosok di balik masjid ini pun menarik untuk diketahui. Mir Sayyid Ali Hamadani merupakan sosok paling berpengaruh yang melakukan perjalanan ke Kashmir selama abad ke-14. Masjidnya kini menjadi landmark kota di mana pemandangan sungai Jhelum di sisinya semakin mempercantik suasana.

(Foto: Penampakan masjid dari seberang Sungan Jhelum/www.sid-thewanderer.com)

Sejarah

Shah-E-Hamdan datang ke Kashmir sebanyak tiga kali antara tahun 1365 dan 1383, lalu menyebarkan Islam di tengah masyarakat Buddha dan Hindu yang ada di sana. Dia berjasa dalam meng-Islamkan setidaknya 35.000 orang di Kashmir dan semua dilakukannya dengan cara santun dan penuh kasih sayang.

Sultan Sikander lalu membangun masjid tersebut untuk mengenang sosok Shah-E-Hamdan. Masjid ini pernah tiga kali mengalami kebakaran dan yang paling buruk terjadi pada tahun 1731. Meski desain masjidnya sendiri berubah di masing-masing renovasi yang dilakukan, namun spirit khas yang melekat tetap sama. Struktur bangunannya saat ini berbentu persegi dan terbuat dari kayu yang dipenuhi dengan seni mural, baik di bagian dalam maupun luar.




Khatamband

Atap pada Masjid Shah-E-Hamdan spesial terbuat dari kerajinan terkenal di Kashmir bernama Khatamband. Khatamband merupakan seni pembangunan atap dengan memasangkan lembaran-lembaran kecil kayu, khususnya Walnut dan Deodar, secara bersamaan membentuk pola geometri. Semua dikerjakan dengan tangan dan tanpa menggunakan paku.

(Foto: Konstruksi atap masjid/www.sid-thewanderer.com)

 

(Foto; Pintu masuk masjid/www.sid-thewanderer.com)

(Sumber: www.sid-thewanderer.com)

Leave a Reply