Photografer: @wahyulallana

Pernahkan kita memperhatikan gadget yang ada di genggaman? pastinya kita akan melihat rangkaian teknologi yang kecil lagi rumit. Hasil inovasi manusia pada zaman modern ini yang terbilang maju dan banyak dipergunakan seperti komputer, bangunan pencakar langit, mobil listrik, sosial media dan lainnya membuat banyak manusia mengaguminya.  Padahal, itu hanya sebagian kecil dari ciptaan-ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Penemuan-penemuan ini hanyalah hasil dari ilmu yang Allah Subhanahu wa Ta’ala ilhamkan kepada manusia, sehingga mampu menciptakan alat-alat itu.

Bagaimana mungkin manusia bisa terkagum-kagum dengan hasil karyanya, kemudian ia lupa dengan tanda-tanda kekusaan Allah Azza wa Jalla yang digelar di alam raya ini, bahkan tanda-tanda kebesaran-Nya di dalam diri manusia itu sendiri?

Tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang Ia ciptakan baik di langit maupun di bumi, semua itu mengandung tujuan dan tidaklah diciptakan dengan sia-sia. Semua ini bertujuan untuk kemashlahatan makhluk-Nya, sebagai sarana beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala , sekaligus membuktikan tentang keesaan-Nya.




إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.” (QS Ali Imran : 190-192)

Marilah kita merenungi ayat-ayat Allah dengan merenungi manfaat-manfaatnya, sehingga lahirlah sebuah keyakinan mendalam bahwa hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala sajalah Dzat satu-satunya yang menciptakan semua ini. Dia-lah satu-satunya ilah yang berhak untuk disembah. Dia-lah satu-satunya ilah yang berhak ditakuti, ditaati, dan hanya Dia yang kita jadikan sebagai petunjuk, sebagai bukti keagungan dan kekuasaan-Nya. Dia tidak menciptakan semua itu dengan sia-sia namun penuh hikmah.