Manusia yang paling mulia derajatnya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah orang yang paling takwa di antara mereka. Bukan karena kedudukannya di dunia, harta yang dimiliki, maupun rupa yang menawan. Tapi ketakwaanlah ukurannya.

Jika kita berusaha meraih ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala akan dapat kita raih kemulian hidup serta kebaikan di dunia. Betapa pentingnya nilai takwa dan takwa merupakan sebaik-baik bekal dalam menjalani kehidupan di dunia menuju masa depan di Akhirat nanti.




Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan hamba-hambaNya yang bertakwa dengan ciri-ciri dalam surat Adz Dzariat ayat 15 sampai 19:

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air, mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah). Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta.

(QS. Adz-Dzariat [51]: 15-19)

Nilai takwa ini akan sangat dibutuhkan bukan hanya urusan pribadi muslim masing-masing namun juga menjadi modal sosial di dalam membangun sebuah peradaban masyarakat.

Ya Allah, jadikan kami sebagai orang-orang yang bertakwa. Dekatkan kami dgn hamba-hambamu yang bertakwa. Kumpulkan kami kelak, bersama orang-orang yang bertakwa, di tempat yang Engkau sediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin