Apa Itu Puasa Tarwiyah? Berikut Alasan di Balik Penamaannya

zonamasjid

Dalam menyambut hari raya Idul Adha, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Puasa Tarwiyah berlangsung pada tanggal 8 Dzulhijjah, sementara puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Puasa Tarwiyah termasuk kepada salah satu ibadah pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Allah Swt. menyukai amalan-amalan pada bulan Dzulhijjah, khususnya pada jangka waktu 10 hari pertama.

Rasulullah Saw. bersabda:

Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih disukai Allah pada hari itu dari pada hari-hari ini, maksudnya sepuluh hari Dzulhijjah.’ Kemudian para sahabat bertanya, ‘Bukan pula jihad, ya Rasulullah?’ Rasul menjawab, ‘Tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tanpa membawa apa-apa lagi. (HR Bukhari)

Imam Fakhruddin Ar-Razi menuliskan dalam bukunya bahwa hari Tarwiyah memiliki arti berpikir atau merenung.

Mengutip dari beberapa pendapat ulama terkait makna dari penamaan tarwiyah, Imam Fakhruddin Ar-Razi menyebutkan bahwa ada tiga pendapat di balik penamaan tarwiyah.

PENAMAAN HARI TARWIYAH
  1. Allah Swt. memerintahkan Nabi Adam as. untuk membangun sebuah rumah. Ketika sedang membangun rumah tersebut, Nabi Adam as. berpikir dan bertanya mengenai upah dari pekerjaannya membangun rumah tersebut. Allah Swt. menjawab akan mengampuni dosa setiap orang yang memohon ampunan saat melaksanakan thawaf di tempat tersebut.
  2. Pada malam Tarwiyah, Nabi Ibrahim as. bermimpi menyembelih anaknya. Ia kemudian berpikir apakah mimpi tersebut datang dari Allah Swt. atau dari setan. Ketika malam Arafah tiba, Nabi Ibrahim as. kembali memimpikan hal yang sama. Ia kemudian yakin bahwa mimpi tersebut datang dari Allah Swt.
  3. Sesungguhnya penduduk Makkah keluar pada hari Tarwiyah menuju Mina, kemudian mereka berpikir tentang doa-doa yang akan mereka panjatkan pada keeseokan harinya, di hari Arafah

Masjid Nusantara memiliki program Kurban Masjid Pelosok. Program ibadah kurban untuk disalurkan ke daerah pelosok yang minim kurban, bahkan di daerah yang belum pernah merasakan daging kurban. Temukan informasi lebih lanjut dengan cara klik di sini.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar